LUWU – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat.
Semangat itu terlihat dalam kegiatan Jalan Sehat Anti Mager yang dipusatkan di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Sabtu (4/7/2026).
Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan tribun Lapangan Andi Djemma untuk mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Jalan sehat ini mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik melalui budaya berjalan kaki sedikitnya 10.000 langkah setiap hari.
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu H. Patahudding, dan Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu.
Rute sepanjang sekitar 3,8 kilometer membawa peserta melintasi Jalan Poros Trans Sulawesi, Jalan Pemuda, hingga Jalan Pahlawan di kawasan jalur dua Belopa sebelum kembali finis di Lapangan Andi Djemma.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat sepanjang perjalanan. Warga berkali-kali menyapa Gubernur Andi Sudirman dan mengabadikan momen dengan swafoto, sementara gubernur beberapa kali menghentikan langkahnya untuk memenuhi permintaan foto bersama.
Andi Sudirman mengaku bersyukur atas besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan Anti Mager merupakan salah satu cara sederhana namun efektif untuk membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah pelaksanaan Anti Mager di Kabupaten Luwu berjalan sukses dan lancar. Puluhan ribu warga Luwu turut berpartisipasi dalam kegiatan Anti Mager ini. Semoga menjadi kebiasaan rutin untuk terus berjalan minimal 10.000 langkah setiap harinya. Salamaki’ tapada salama’,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan harus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Mari terus membudayakan pola hidup sehat. Anti Mager bukan hanya slogan, tetapi kebutuhan bersama untuk menjaga tubuh tetap bugar dan produktif,” tambahnya.
Selain jalan sehat, rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 juga diwarnai sejumlah agenda pembangunan.
Gubernur bersama Bupati Luwu meresmikan Jalan Pemuda Radda sepanjang lebih dari 900 meter melalui prosesi pengguntingan pita. Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan secara simbolis 67 kacamata dari total 1.000 kacamata gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi daerah.
Agenda lainnya adalah pembukaan resmi Luwu Expo 2026 yang menampilkan berbagai potensi unggulan daerah. Pameran tersebut menghadirkan stan perangkat daerah, pelaku UMKM, hingga berbagai produk lokal yang diharapkan mampu memperkuat promosi investasi dan menggerakkan perekonomian Kabupaten Luwu.
Kemeriahan acara berlanjut dengan pengundian door prize yang disambut antusias peserta. Hadiah utama berupa paket umrah diserahkan Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman, kepada Besse Awilani. Sementara satu unit motor listrik diserahkan Bupati Luwu H. Patahudding kepada Bunga Anastasya dari Kecamatan Belopa.
Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu juga menyerahkan hadiah satu unit sepeda kepada Andi Ira Hajje. Selain itu, panitia membagikan berbagai hadiah menarik lainnya, termasuk sejumlah sepeda dan hadiah hiburan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dengan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kabupaten Luwu, jajaran kepala perangkat daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Luwu, pengurus TP PKK, Dekranasda, serta berbagai elemen masyarakat.
Melalui Jalan Sehat Anti Mager, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu berharap semangat hidup sehat yang digaungkan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dijalankan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. (*)


























