Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Mulai Program Rumah Layak Huni 2026, 40 Unit Pertama Dibangun di Takalar

Tim Redaksi
×

Pemprov Sulsel Mulai Program Rumah Layak Huni 2026, 40 Unit Pertama Dibangun di Takalar

Sebarkan artikel ini

Gandeng Kodam XIV/Hasanuddin

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

TAKALAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pelaksanaan Program Rumah Layak Huni (RLH) Tahun 2026 dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Jumat (19/6/2026).

Groundbreaking tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak huni.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pada tahap awal, sebanyak 40 unit rumah akan dibangun di Kabupaten Takalar. Pelaksanaan pembangunan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin guna mempercepat pengerjaan di lapangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Takalar Muh Firdaus Daeng Manye, serta warga penerima manfaat program.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. Tentu peran jajaran TNI dalam program ini dapat mempercepat proses pembangunan sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga penerima,” ujarnya.

Menurut Andi Sudirman, program Rumah Layak Huni tidak sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga bertujuan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan aman bagi keluarga penerima manfaat.

Karena itu, pembangunan rumah akan memperhatikan berbagai aspek penting, mulai dari sanitasi, ventilasi, hingga kualitas struktur bangunan agar dapat memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi penghuninya.

“Rumah merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan keluarga yang lebih baik. Kami berharap program ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat kita,” katanya.

Melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah menargetkan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 142 unit rumah layak huni yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota sepanjang tahun 2026.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga rumah-rumah yang dibangun segera dapat ditempati oleh masyarakat penerima manfaat.

“Mohon dukungan kepada semua agar proses pembangunan berjalan lancar. Semoga setiap rumah yang dibangun menjadi tempat yang penuh keberkahan, ketenangan, dan kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat,” tutupnya. (*)