MAROS – Alfamidi Cabang Makassar berkolaborasi dengan Sari Husada dan Puskesmas Simbang menggelar Edukasi Keluarga Balita bertema “Cegah Kekurangan Zat Besi pada Si Kecil, Dukung Jadi Generasi Maju” di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (30/10/2025).
Kegiatan ini diikuti ratusan keluarga yang memiliki balita dan bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya pemenuhan zat besi sejak dini. Kekurangan zat besi pada anak dapat berdampak pada terganggunya tumbuh kembang, daya tahan tubuh, serta kemampuan konsentrasi anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi seputar pola makan seimbang, pemilihan makanan kaya zat besi, serta peran vitamin sebagai pendukung gizi anak. Orang tua juga diajak lebih aktif memantau tumbuh kembang balita guna meminimalisasi risiko kekurangan zat besi.
Selain edukasi, dilakukan pula pemantauan kesehatan balita meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan kesehatan dasar oleh tenaga medis dari Puskesmas Simbang.
Branch Manager Alfamidi Makassar, Yudian Nur, mengatakan program ini telah berjalan hampir satu tahun dan diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Maros.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Alfamidi peduli dan berpartisipasi aktif dalam mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat dan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Simbang, Verawati Idris, S.Tr.Keb, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Alfamidi dan pihak puskesmas.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan balita, sekaligus mendukung pencapaian target Capaian Kesehatan Keluarga (CKG) di wilayah Kecamatan Simbang. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh kemitraan di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Salah satu orang tua peserta, Jumriani, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bagus dan bisa mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap posyandu dan kesehatan anak,” katanya. (*)

















