Sulawesi Selatan

Sulsel Bidik Prestasi di Pesparawi Nasional 2026, Wagub Fatmawati Beri Motivasi Kontingen

Tim Redaksi
×

Sulsel Bidik Prestasi di Pesparawi Nasional 2026, Wagub Fatmawati Beri Motivasi Kontingen

Sebarkan artikel ini
Wagub Sulsel Beri Dukungan Kontingen Pesparawi Nasional XIV Menuju Manokwari

MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh kepada kontingen daerah yang akan berlaga pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, saat menerima audiensi pengurus Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Sulsel di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Makassar, Selasa (2/6/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pertemuan itu sekaligus menjadi ajang pemaparan kesiapan kontingen Sulawesi Selatan yang akan mengikuti ajang nasional bergengsi tersebut. Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026 di Manokwari dengan mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu.”

Dalam kesempatan itu, Fatmawati memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pelatih, pendamping, dan peserta yang telah menjalani proses seleksi serta pembinaan sebelum mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan dukungan dan apresiasi atas semangat seluruh kontingen yang akan membawa nama baik daerah. Persiapan yang matang harus menjadi modal untuk tampil maksimal dan mengharumkan Sulawesi Selatan di tingkat nasional,” ujar Fatmawati.

Menurutnya, Pesparawi memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar kompetisi paduan suara gerejawi. Kegiatan tersebut dinilai menjadi wadah mempererat persaudaraan antarumat, memperkuat toleransi, serta merawat nilai-nilai kebhinekaan melalui seni dan pelayanan gerejawi.

Karena itu, Fatmawati berharap seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, kekompakan, serta semangat kebersamaan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Manokwari.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendukung berbagai program pembinaan keagamaan yang berkontribusi terhadap pembangunan karakter masyarakat dan penguatan kerukunan sosial.

“Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan seperti ini sangat penting dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPPD Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, mengungkapkan bahwa kontingen Sulawesi Selatan tahun ini diperkuat 182 peserta yang berasal dari Kota Makassar, Kota Palopo, Kabupaten Luwu Timur, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Mereka akan berkompetisi pada 12 kategori lomba yang dipertandingkan dalam Pesparawi Nasional XIV.

Adrie mengatakan Sulawesi Selatan memiliki optimisme tinggi menghadapi kompetisi tahun ini. Pasalnya, daerah tersebut memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan dalam penyelenggaraan Pesparawi nasional sebelumnya, termasuk berhasil meraih gelar juara umum.

“Sulawesi Selatan selalu diperhitungkan dalam ajang Pesparawi. Pada pelaksanaan sebelumnya kami berhasil meraih Juara Umum atau Champion dan sejumlah penghargaan lainnya. Tahun ini kami berharap bisa kembali mengukir prestasi terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah kategori unggulan yang menjadi andalan Sulsel antara lain Solo, Musik Gerejawi, serta Paduan Suara Campuran Dewasa yang selama ini konsisten menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Adrie juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, kepada seluruh kontingen.

“Respons Ibu Wagub sangat positif. Beliau memberikan motivasi dan dukungan kepada kami untuk terus berprestasi serta membawa nama baik Sulawesi Selatan di tingkat nasional,” tuturnya.

Kontingen Sulawesi Selatan dijadwalkan bertolak ke Manokwari pada pertengahan Juni untuk mengikuti seluruh rangkaian Pesparawi Nasional XIV.

Selain menjadi ajang kompetisi seni musik gerejawi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, semangat pelayanan, serta kebersamaan antarumat Kristen dari berbagai provinsi di Indonesia. (*)