Makassar

Wali Kota Makassar Kunjungi Lokasi Kebakaran Tallo, Fokus Penanganan Pascabencana

Tim Redaksi
×

Wali Kota Makassar Kunjungi Lokasi Kebakaran Tallo, Fokus Penanganan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar Tinjau Lokasi Kebakaran di Tallo Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Munafri memastikan penanganan pascakebakaran menjadi prioritas Pemerintah Kota Makassar, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga proses pemulihan hunian warga terdampak.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Munafri yang akrab disapa Appi datang didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Keduanya menyusuri area permukiman yang hangus terbakar, meninjau posko dapur umum, serta menyapa warga yang untuk sementara mengungsi di tenda darurat yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat dini hari itu menghanguskan sekitar 50 petak rumah semipermanen dan berdampak terhadap sekitar 90 kepala keluarga (KK). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Di hadapan para korban, Appi memastikan pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap proses pemulihan pascakebakaran.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan bisa ditangani dengan baik. Yang sekarang kita pikirkan bagaimana pascakebakaran ini,” ujarnya.

Menurut Appi, penanganan darurat tidak hanya sebatas menyediakan tempat pengungsian dan bantuan logistik, tetapi juga memastikan kehidupan masyarakat tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan.

“Bagaimana anak-anak yang sekolah, bagaimana orang-orang yang sakit, bagaimana ibu hamil, bagaimana lansia. Ini yang harus diberikan perhatian ekstra,” katanya.

Ia menjelaskan seluruh perangkat daerah telah bergerak untuk memenuhi kebutuhan para penyintas, mulai dari penyediaan tenda, makanan, perlengkapan dasar, hingga layanan kesehatan melalui koordinasi BPBD dan Dinas Sosial Kota Makassar.

Selain itu, Appi meminta ketua RT dan RW setempat berperan aktif sebagai penghubung antara pemerintah dan warga selama masa tanggap darurat.

“Seluruh elemen yang dimiliki Pemerintah Kota sudah turun aktif untuk memastikan pola kehidupan mereka tetap jalan dan terjamin. Mulai dari masalah tenda, kebutuhan makanan, sampai kebutuhan penampungan. Kondisinya harus diatur sedemikian rupa dalam menghadapi kasus darurat,” jelasnya.

Menanggapi harapan warga terkait pembangunan kembali rumah yang terbakar, Appi menegaskan pemerintah akan terus melakukan pendampingan hingga proses rehabilitasi selesai.

Ia mengungkapkan bantuan lanjutan berupa material bangunan akan mulai disalurkan dalam waktu dekat dengan mekanisme yang diawasi agar tepat sasaran.

“Besok kemungkinan masuk yang namanya balok-balok, alat-alat, material-material bangunan dan sebagainya. Ini harus diasistensi dengan baik supaya benar-benar bantuan ini tepat sasaran dan sampai di tangan para korban kebakaran,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Appi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran permukiman.

Ia mengimbau warga lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, menghindari penggunaan colokan listrik secara berlebihan, memastikan kompor dalam kondisi aman setelah digunakan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Kalau ada listrik di rumah diperhatikan, dimulai dari diri sendiri. Colokan-colokan listrik biasanya satu colokan banyak sekali kombinasi yang ada di situ. Akhirnya bebannya tidak kuat, menjadi korslet dan sebagainya,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Appi mengajak masyarakat memperkuat kepedulian antarwarga sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Menurutnya, komunikasi dengan tetangga saat meninggalkan rumah dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah risiko yang lebih besar. (*)