MAKASSAR – Program studi Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatat capaian internasional dengan masuk dalam pemeringkatan global QS World University Rankings melalui skema QS World University Rankings by Subject 2026.
Dalam pemeringkatan terbaru tersebut, bidang Politics di Unhas berhasil menempati posisi peringkat 301–400 dunia. Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan dan riset di lingkungan FISIP Unhas.
Dekan FISIP Unhas, Prof Sukri Tama menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan masuk dalam QS by Subject merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di fakultas.
“Ini merupakan keberhasilan rumpun ilmu politik secara keseluruhan yang melibatkan kolaborasi seluruh departemen di FISIP,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Sabtu (14/3).
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai program akademik yang terus dikembangkan di tingkat fakultas. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, serta dukungan manajemen fakultas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Menurutnya, capaian ini juga sejalan dengan arahan pimpinan universitas yang mendorong seluruh fakultas untuk memaksimalkan berbagai indikator pemeringkatan internasional.
“Pemeringkatan ini bukan semata-mata soal posisi ranking, tetapi lebih kepada pengakuan terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan sivitas akademika dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Masuknya FISIP Unhas dalam pemeringkatan QS by Subject juga dinilai memberi dampak strategis terhadap upaya internasionalisasi kampus. Salah satunya adalah meningkatnya peluang menarik mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di FISIP Unhas.
“Banyak mahasiswa asing menjadikan pemeringkatan QS sebagai referensi utama dalam memilih universitas tujuan studi. Ini tentu berpotensi meningkatkan minat mahasiswa internasional,” tambahnya.
Selain itu, pengakuan global tersebut juga membuka peluang lebih luas bagi kolaborasi riset internasional. Para peneliti dari berbagai negara umumnya mempertimbangkan reputasi institusi dan posisi pemeringkatan global dalam menjalin kerja sama penelitian.
Ke depan, FISIP Unhas berkomitmen terus memperkuat berbagai indikator penilaian QS, terutama dalam aspek publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta reputasi lulusan di dunia kerja.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kolaborasi riset, penguatan program pascasarjana, serta dukungan pendanaan fakultas untuk mendorong capaian indikator kinerja utama (IKU).
FISIP Unhas juga mendorong mahasiswa, khususnya pada jenjang magister dan doktoral, untuk lebih aktif mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal bereputasi internasional. Selain itu, penguatan riset melalui Thematic Research Group (TRG) terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas serta dampak penelitian.
“Kami juga berupaya memperluas kolaborasi riset dan publikasi dengan berbagai mitra internasional. Mahasiswa sarjana juga didorong terlibat dalam riset bersama mitra luar negeri agar hasil penelitian dapat dipublikasikan secara luas,” kata Sukri. (*)















