LUWU – Prestasi PS Luwu U-15 di ajang Piala Suratin mendapat sambutan khusus dari Pemerintah Kabupaten Luwu. Tim muda Bumi Sawerigading itu disambut setelah sukses membawa pulang gelar juara pertama.
Penyambutan berlangsung di Tribun Lapangan Andi Djemma, Senin (9/8/2026), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus olahraga, keluarga pemain, serta masyarakat.
Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, hadir mewakili Bupati Luwu untuk menyambut langsung kepulangan tim.
Bagi Pemkab Luwu, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian para pemain dan pengurus PS Luwu. Gelar juara itu dinilai sebagai prestasi yang turut mengangkat nama Kabupaten Luwu di tingkat kompetisi nasional.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah kelahiran, di Bumi Sawerigading. Kami merasa bangga dan sangat berterima kasih karena kalian telah menjadi kebanggaan kami semua,” kata Muh. Dhevy.
Ia menilai capaian PS Luwu U-15 semakin istimewa karena diraih setelah bersaing dengan sekitar 30 tim dalam turnamen tersebut.
“Kemenangan ini bukan hanya kebanggaan PS Luwu, bukan hanya kebanggaan para pemain dan pengurus, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Luwu,” ujarnya.
Prestasi individu juga melengkapi keberhasilan tim. Salah satu pemain PS Luwu, Zakkir, yang berasal dari Desa Salumakarra, berhasil menyabet gelar top scorer Piala Suratin U-15.
Tak berhenti pada gelar juara, kiprah para pemain muda PS Luwu juga berpeluang berlanjut ke level yang lebih tinggi. Tiga pemain disebut akan mengikuti seleksi tim nasional.
Muh. Dhevy berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pemain.
“Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Mudah-mudahan ketiga pemain yang akan mengikuti seleksi dapat memberikan hasil terbaik dan nantinya membanggakan bukan hanya Kabupaten Luwu, tetapi juga Indonesia,” harapnya.
Juara Bukan Alasan Berhenti Berlatih
Di balik apresiasi atas prestasi tersebut, Wakil Bupati Luwu mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan keberhasilan yang baru diraih.
Menurut dia, gelar juara justru harus menjadi pemicu untuk meningkatkan disiplin dan kualitas latihan.
“Setelah menjadi juara, semangat tidak boleh kendor. Latihan harus terus dijaga dan kerja keras harus ditingkatkan,” pesannya.
Muh. Dhevy juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan. Para pemain yang masih berada di usia sekolah diharapkan tidak mengabaikan kewajiban akademik demi mengejar prestasi di lapangan.
“Yang tidak kalah penting, pendidikan juga harus tetap menjadi perhatian. Jangan hanya fokus pada sepak bola, tetapi di ruang kelas juga harus tetap berprestasi,” katanya.
Momentum keberhasilan PS Luwu U-15 juga dimanfaatkan Pemkab Luwu untuk memberikan dukungan kepada tim kelompok usia lainnya.
PS Luwu U-17 dijadwalkan bertolak ke Makassar untuk menjalani pertandingan. Muh. Dhevy mengajak masyarakat Luwu ikut memberikan dukungan dan mendoakan agar tim tersebut mampu meraih hasil terbaik.
“Mari kita bersama-sama mendoakan agar PS Luwu U-17 juga dapat meraih hasil terbaik dan kembali membawa kebanggaan bagi Kabupaten Luwu,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Muh. Dhevy menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang berperan dalam keberhasilan PS Luwu U-15, mulai dari pemain, pelatih, official, pengurus hingga orang tua.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian sesaat, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Luwu.
“Selamat kepada anak-anak kami, adik-adik kami, PS Luwu U-15. Kami bangga dan berterima kasih atas kemenangan yang telah diraih. Mudah-mudahan prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun selanjutnya,” tutupnya.
Penyambutan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Luwu Supriadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Andi Palanggi, Direktur RSUD Batara Guru Daud Mustakim, serta Sekretaris KONI Luwu Fengki. (*)

























