SELAYAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk pertama kalinya menggelar ujian seleksi penerimaan mahasiswa melalui jalur kerja sama pemerintah daerah langsung di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Program ini menjadi terobosan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan lebih besar bagi putra-putri daerah melanjutkan kuliah di Kampus Vokasi Unhas Selayar.
Pelaksanaan ujian berlangsung di SMK Negeri 1 Kepulauan Selayar, Ahad (26/7/2026), dan dipantau langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, didampingi Kepala Program Studi Budidaya Laut dan Pantai Unhas, Dr. Dian Novita Sari.
Di sela peninjauan, Bupati menyempatkan diri menyapa para peserta dan memberikan motivasi agar tetap tenang serta percaya diri dalam mengerjakan soal.
“Kerjakan soal dengan tenang, tetap fokus, dan perhatikan setiap detail pertanyaan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pesan Natsir Ali.
Program penerimaan mahasiswa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Universitas Hasanuddin.
Jalur khusus ini diinisiasi atas usulan pemerintah daerah setelah pada tahun-tahun sebelumnya sebagian besar mahasiswa Kampus Vokasi Unhas Selayar berasal dari luar daerah karena proses seleksi dilakukan secara terbuka di tingkat nasional.
Melalui skema baru ini, Pemkab Selayar mengusulkan adanya jalur khusus agar putra-putri daerah memiliki peluang lebih besar menempuh pendidikan tinggi di kampus yang berada di wilayahnya sendiri tanpa harus bersaing dengan peserta dari luar Selayar.
Selain membuka akses yang lebih luas, program ini juga menyasar calon mahasiswa dari keluarga kategori Desil 1 hingga Desil 4. Peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan studi di Kampus Vokasi Unhas Selayar sekaligus terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, sehingga memperoleh dukungan pembiayaan selama masa pendidikan.
Bupati Natsir Ali menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Hasanuddin beserta seluruh jajaran atas komitmen menghadirkan seleksi langsung di Selayar.
Menurutnya, kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat karena calon mahasiswa tidak lagi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan perjalanan ke Makassar hanya demi mengikuti ujian seleksi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor beserta seluruh jajaran Universitas Hasanuddin. Kebijakan menghadirkan pelaksanaan ujian langsung di Selayar merupakan langkah yang sangat membantu masyarakat karena calon mahasiswa tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar dan menempuh perjalanan jauh ke Makassar hanya untuk mengikuti seleksi,” ujarnya.
Ia menegaskan, jalur kerja sama tersebut memang diperjuangkan secara khusus untuk meningkatkan kesempatan putra-putri Selayar mengenyam pendidikan tinggi.
“Jalur ini memang kami perjuangkan khusus untuk putra-putri Selayar. Kami ingin anak-anak Selayar memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya maupun akses. Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan Akademik Universitas Hasanuddin, Dr. Jibril, S.Kom., M.Si., mengatakan Unhas menyediakan 80 kuota melalui jalur kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pada pelaksanaan seleksi perdana ini, sebanyak 50 peserta mengikuti ujian secara luring di dua ruang ujian di SMK Negeri 1 Kepulauan Selayar, sedangkan lima peserta lainnya mengikuti ujian secara daring dari wilayah kepulauan.
Dr. Jibril menjelaskan, penyelenggaraan ujian di luar Kampus Unhas Makassar merupakan yang pertama kali dilakukan. Keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas permintaan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar agar akses pendidikan tinggi semakin mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan generasi muda Kepulauan Selayar untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas. (*)

















