SELAYAR – Akses permodalan bagi petani jagung di Kabupaten Kepulauan Selayar semakin diperkuat melalui sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian yang digelar PT Bank Sulselbar Cabang Selayar di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali, jajaran perangkat daerah, serta para kepala desa dan perangkat desa dari seluruh wilayah kabupaten.
Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menjelaskan bahwa program KUR ini difokuskan untuk mendukung penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat daerah.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional serta Program GEMETAR (Gerakan Menanam Batara) yang digagas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Kami berkomitmen mendukung petani melalui akses pembiayaan KUR agar mereka lebih mudah memperoleh modal usaha, mulai dari benih, pupuk, hingga biaya operasional pertanian,” ujar Nasrum.
Skema KUR Mikro untuk Petani Jagung
Dalam sosialisasi tersebut, Bank Sulselbar menawarkan skema KUR Mikro dengan plafon pembiayaan sekitar Rp15 juta. Program ini ditetapkan dengan bunga 6 persen per tahun serta tenor empat bulan.
Skema pembayaran dirancang menyesuaikan siklus panen, di mana petani hanya membayar bunga pada tiga bulan pertama sebesar sekitar Rp75 ribu per bulan. Sementara pokok pinjaman dibayarkan pada bulan keempat setelah masa panen.
Bank Sulselbar juga menegaskan bahwa penerima KUR harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki lahan siap tanam, membawa identitas diri berupa KTP, serta memperoleh rekomendasi hasil verifikasi dari Dinas Pertanian setempat.
Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, menyambut baik langkah Bank Sulselbar dalam memperluas akses pembiayaan bagi petani.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi kunci dalam memperkuat produktivitas pertanian daerah.
Ia menegaskan bahwa Program GEMETAR merupakan salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Dukungan pembiayaan seperti KUR sangat penting untuk membantu petani mengembangkan usaha taninya dan meningkatkan hasil produksi,” kata Natsir Ali.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah bersama Bank Sulselbar berharap semakin banyak petani jagung di Kepulauan Selayar yang memanfaatkan fasilitas pembiayaan KUR.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan melalui implementasi Program GEMETAR. (*)













