Berita

Pelindo Regional 4 dan KSOP Makassar Tertibkan Layanan TK Bagasi, Dorong Pelabuhan Lebih Modern dan Humanis

Tim Redaksi
×

Pelindo Regional 4 dan KSOP Makassar Tertibkan Layanan TK Bagasi, Dorong Pelabuhan Lebih Modern dan Humanis

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar melakukan penataan ulang Unit Usaha Jasa Tenaga Kerja (TK) Bagasi di Pelabuhan Makassar.

Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan ketertiban, keamanan, kenyamanan, serta profesionalisme layanan di kawasan terminal penumpang.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penataan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat standar pelayanan kepelabuhanan yang modern dengan pendekatan humanis sesuai prinsip “Melayani dengan Sepenuh Hati”.

Kepala KSOP Utama Makassar, Jon Kenedi, menegaskan bahwa penataan ulang ini penting dalam memastikan seluruh aktivitas layanan bagasi berjalan lebih teratur dan selaras dengan ketentuan regulasi.

“Pelabuhan adalah kawasan strategis dan objek vital negara yang menuntut ketertiban, keamanan, dan pelayanan profesional. Penataan kembali Unit Jasa TK Bagasi ini menjadi bagian dari upaya kami menciptakan suasana pelayanan yang lebih tertib dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (28/11/2025).

Jon juga mengapresiasi sinergi Pelindo Regional 4 dalam mendukung penataan secara kooperatif.

Pendekatan humanis sangat penting agar transformasi berjalan baik tanpa mengganggu mata pencaharian tenaga kerja yang telah lama bekerja di pelabuhan,” tegasnya.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menekankan bahwa langkah penataan dilakukan untuk memperjelas pengelolaan layanan bagasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pelindo berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat. Penataan ini kami jalankan secara humanis dan terukur. Setiap kebijakan harus memperhatikan aspek kemanusiaan serta keberlanjutan tenaga kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh tenaga kerja bagasi akan memiliki identitas resmi, standar operasional, serta pengawasan yang lebih baik, sehingga proses layanan dapat berlangsung tertib dan nyaman.

“Kami ingin menciptakan pengalaman baru bagi pengguna jasa yang lebih cepat, nyaman, dan teratur. Para tenaga kerja juga akan dibina dan diarahkan untuk bekerja lebih profesional,” ujarnya.

Divison Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, mengungkapkan bahwa penataan menyasar pendataan ulang tenaga kerja, pembagian area operasional, keseragaman atribut, hingga standardisasi alur kerja.

“Penataan ini mencakup pendataan ulang tenaga kerja TK Bagasi, penyusunan SOP layanan, dan pengawasan bersama KSOP. Semua dilakukan untuk memastikan layanan bagasi berjalan profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Yusida menekankan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas utama. “Kami melibatkan tenaga kerja secara langsung, mengedukasi mereka, dan memastikan perubahan ini justru menciptakan kenyamanan baru dalam bekerja. Pada akhirnya tenaga kerja yang rapi dan profesional akan meningkatkan citra Pelabuhan Makassar sebagai gerbang utama Kawasan Timur Indonesia,” tambahnya.

Penataan Unit Jasa TK Bagasi ini menjadi langkah awal dalam transformasi layanan kepelabuhanan menuju standar yang lebih profesional dan berdaya saing. Fokus penataan mencakup pendataan tenaga kerja, penataan area operasional, penguatan SOP, serta penggunaan identitas resmi bagi petugas. (*)