MAKASSAR – Majelis Rayon Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MR KAHMI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki babak baru kepemimpinan.
Melalui Musyawarah Rayon yang digelar di Aula Prof. Dr. dr. H. A. Razak Datu, Lantai 2 Fakultas Kedokteran UMI, Rabu (1/7/2026), para peserta secara aklamasi menetapkan Apt. Abd. Malik, S. Farm., M.Sc., Ph.D sebagai Ketua MR KAHMI UMI periode 2026–2031.
Terpilihnya mantan Dekan Fakultas Farmasi UMI tersebut menjadi penanda berlangsungnya proses regenerasi kepemimpinan organisasi alumni HMI di lingkungan UMI yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.
Keputusan secara aklamasi diambil setelah seluruh peserta musyawarah menyatakan kesepakatan bulat terhadap pencalonan Abd. Malik. Mekanisme tersebut mencerminkan soliditas alumni sekaligus komitmen menjaga persatuan dalam tubuh MR KAHMI UMI.
Musyawarah Rayon merupakan agenda organisasi yang digelar secara berkala untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi alumni HMI di lingkungan Universitas Muslim Indonesia.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA itu dihadiri pengurus serta alumni HMI UMI dari berbagai angkatan. Sebelumnya, panitia pelaksana juga mengundang Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Selatan beserta jajaran untuk menghadiri proses pemilihan melalui surat bernomor 004/A/PANPEL-KAHMI-UMI/VI/2026.
Panitia pelaksana diketuai oleh Dr. Tenriwaru, S.E., M.Si., Ak., dengan sekretaris Dr. Etyk Prihatin, S.E., M.M. Adapun kepengurusan MR KAHMI UMI periode sebelumnya dipimpin Prof. Dr. H. Syamsu Nujum, S.E., M.Si., sebagai Ketua Umum dan Ir. Muhammad Nusran, Ph.D., IPM., ASEAN Eng., sebagai Sekretaris Umum.
Dengan amanah baru tersebut, Abd. Malik diharapkan mampu memperkuat peran MR KAHMI UMI sebagai ruang konsolidasi alumni, mempererat sinergi dengan Universitas Muslim Indonesia, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pembangunan daerah.
Selain melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, kepemimpinan baru juga diharapkan menghadirkan berbagai inovasi yang mampu memperkuat posisi MR KAHMI UMI sebagai salah satu wadah strategis alumni HMI dalam melahirkan gagasan, membangun kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.
Musyawarah Rayon ini sekaligus menegaskan komitmen MR KAHMI UMI untuk terus menjaga tradisi regenerasi kepemimpinan yang demokratis, inklusif, dan berorientasi pada penguatan peran alumni sebagai mitra pembangunan bangsa. (*)















