MAKASSAR – Putra Luwu Raya, Kolonel Chk. Zulkarnain, S.H., M.H., resmi dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Perwira Korps Hukum TNI yang memiliki akar keluarga di Luwu Utara itu dilantik langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, Selasa (30/6/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kejati Sulsel tersebut menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Dalam jabatan barunya, Kolonel Chk. Zulkarnain menggantikan Kolonel Laut (H) Sutarto Wilson, S.H., M.H.
Prosesi pelantikan dihadiri para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, para Koordinator, serta jajaran pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Kajati Sulsel menegaskan bahwa jabatan Asisten Pidana Militer memiliki posisi strategis dalam mendukung penegakan hukum di bidang pidana militer.
Karena itu, pejabat yang mengemban amanah tersebut dituntut memiliki profesionalisme, integritas, serta kemampuan membangun sinergi yang kuat antara Kejaksaan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Saya berharap saudara dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jabatan ini menuntut profesionalisme, integritas, serta kerja sama yang kuat dalam mendukung penegakan hukum di bidang pidana militer,” ujar Sila H. Pulungan.
Bagi masyarakat Luwu Raya, pelantikan ini menjadi kebanggaan tersendiri. Zulkarnain dikenal sebagai Wija to Luwu (WTL) yang telah meniti karier panjang di lingkungan Korps Hukum TNI sebelum dipercaya mengemban jabatan strategis di Kejati Sulawesi Selatan.
Perjalanan kariernya diwarnai sejumlah penugasan penting. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Oditurat Militer III-19 Jayapura, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Militer VI Jayapura, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Militer IV Makassar, serta Kepala Kelompok Oditur Tinggi pada Oditurat Militer Tinggi II Jakarta.
Rekam jejak tersebut menjadi bekal dalam mengemban tugas sebagai Aspidmil Kejati Sulsel yang memiliki fungsi memperkuat koordinasi penanganan perkara pidana militer sekaligus membangun sinergi antara Kejaksaan dan TNI dalam penegakan hukum.
Pada kesempatan yang sama, Kajati Sulsel juga menyampaikan apresiasi kepada Kolonel Laut (H) Sutarto Wilson atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Aspidmil Kejati Sulsel.
Ia turut mengajak seluruh jajaran Kejati Sulsel untuk terus menjaga soliditas, memperkuat sinergi, dan meningkatkan profesionalisme dalam mewujudkan penegakan hukum yang tegas, adil, dan berintegritas demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan. (*)

















