MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan toleransi dan harmoni sosial melalui berbagai pendekatan, termasuk lewat olahraga berbasis budaya.
Salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap perkembangan olahraga barongsai sebagai ruang toleransi lintas budaya di tengah masyarakat yang majemuk.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri pelantikan Pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Makassar periode 2025–2029 yang digelar di Hotel Kenari Tower, Sabtu (27/12/2025).
Munafri menilai barongsai memiliki keunikan karena tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga memadukan unsur seni, budaya, serta nilai-nilai toleransi yang sejalan dengan karakter Kota Makassar sebagai kota inklusif.
“Barongsai bukan hanya soal fisik dan prestasi. Di dalamnya ada seni, budaya, dan nilai toleransi yang sangat kuat. Ini sejalan dengan semangat kebersamaan yang terus kita bangun di Kota Makassar,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar memandang olahraga sebagai medium strategis dalam membangun kohesi sosial. Melalui barongsai, masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berinteraksi, berkolaborasi, dan saling menghormati dalam bingkai kebudayaan.
Munafri juga mengapresiasi inklusivitas dalam kepengurusan dan aktivitas FOBI Kota Makassar, yang dinilainya mencerminkan semangat persatuan tanpa sekat etnis maupun agama.
“Saya melihat langsung atlet barongsai dari berbagai latar belakang, bahkan ada atlet perempuan berhijab. Ini menunjukkan bahwa barongsai menjadi ruang terbuka yang memperkuat toleransi lintas budaya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan dukungan Pemkot Makassar terhadap pengembangan olahraga barongsai, baik dari sisi pembinaan atlet, penyediaan ruang aktivitas, maupun penguatan kelembagaan organisasi olahraga.
“Pemerintah kota tentu akan hadir dan mendukung. Di tengah keterbatasan, kita harus jeli melihat peluang agar barongsai terus berkembang dan mampu mencetak prestasi,” tegasnya.
Ia bahkan menyatakan optimisme bahwa melalui pembinaan yang berkelanjutan, atlet barongsai asal Makassar mampu bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.
“Saya percaya, dari Makassar bisa lahir atlet barongsai berprestasi dunia,” ucap Munafri.
Pelantikan pengurus FOBI Kota Makassar periode 2025–2029 tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Syamsul Bahri, Ketua FOBI Sulawesi Selatan Yongris, Ketua KONI Kota Makassar Ismail, serta jajaran pengurus dan atlet barongsai.
FOBI Kota Makassar kini dipimpin oleh William Lauren bersama 18 pengurus lainnya. Munafri berharap kepengurusan baru ini mampu membawa barongsai Makassar tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi simbol persatuan, toleransi, dan keberagaman di Kota Makassar.
“Selamat kepada seluruh pengurus. Semoga FOBI Makassar terus menjadi ruang kebersamaan dan kebanggaan bagi Kota Makassar,” pungkasnya. (*)


























