SidrapSulawesi Selatan

Jalan Impa-Impa–Anabanua Disulap Lebih Aman, Hadir Jalur Sepeda Berwarna Hijau

Tim Redaksi
×

Jalan Impa-Impa–Anabanua Disulap Lebih Aman, Hadir Jalur Sepeda Berwarna Hijau

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel Tata Ruas Impa-Impa–Anabanua di Sidrap
Pemprov Sulsel Tata Ruas Impa-Impa–Anabanua di Sidrap

SIDRAP — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengubah wajah infrastruktur jalan dengan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Salah satunya terlihat pada penataan ruas Impa-Impa–Anabanua di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yang kini tak hanya mulus secara konstruksi, tetapi juga dirancang lebih aman dan ramah bagi semua pengguna jalan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Melalui program Multi Years Project (MYP), ruas ini diperbaiki sekaligus ditata dengan menghadirkan konsep bahu jalan hijau yang dilengkapi jalur khusus pesepeda.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan non-motor.

Program yang dibiayai melalui APBD ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam menghadirkan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pada paket pekerjaan Multiyears Contract (MYC) Paket 4, ruas Impa-Impa–Anabanua tidak hanya diperkuat secara struktural, tetapi juga dipercantik secara visual.

Bahu jalan dicat hijau dan dilengkapi simbol sepeda setiap 50 meter sebagai penanda jalur yang dapat dimanfaatkan pesepeda.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Andi Ihsan, menyebutkan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari adaptasi terhadap perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Penyediaan jalur sepeda dengan penanda warna hijau dan simbol menjadi panduan keselamatan bagi pengguna jalan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, keberadaan jalur tersebut diharapkan dapat mendorong budaya bersepeda sekaligus memberikan ruang yang lebih aman bagi pengguna jalan non-motor.

Dalam pelaksanaan proyek, Pemprov Sulsel juga menaruh perhatian pada pengaturan lalu lintas selama proses konstruksi. Hal ini penting untuk menjaga kualitas pekerjaan, terutama pada konstruksi beton yang membutuhkan waktu pengerasan sebelum dapat dilalui kendaraan.

“Pengaturan lalu lintas yang baik akan memastikan mutu jalan tetap terjaga dan aman saat digunakan,” jelasnya.

Penataan ruas Impa-Impa–Anabanua ini diharapkan menjadi model pengembangan jalan provinsi ke depan, yang tidak hanya mengutamakan kelancaran arus kendaraan, tetapi juga aspek keselamatan, kenyamanan, serta keberlanjutan lingkungan bagi seluruh pengguna jalan. (*)