MAKASSAR – Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi melepas lima mahasiswa yang akan mengikuti program magang internasional di Jepang selama enam bulan.
Kelima mahasiswa tersebut akan menjalani praktik industri di dua perusahaan manufaktur Jepang. Tiga mahasiswa ditempatkan di TAINEXAS Co., Ltd., sementara dua mahasiswa lainnya akan mengikuti program magang di Shinei Tekko Co., Ltd.
Ketua Departemen Teknik Mesin Unhas, Muhammad Syahid, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui pengalaman kerja langsung di lingkungan industri bertaraf internasional.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menembus perusahaan di Jepang menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara perguruan tinggi dan dunia industri global.
“Program magang ini berlangsung selama enam bulan. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam kompetensi teknis, membangun etos kerja yang profesional, serta memahami budaya kerja industri di Jepang. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika mereka kembali dan memasuki dunia kerja,” ujar Muhammad Syahid, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, program magang internasional tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter profesional yang dibutuhkan di dunia kerja global.
Selama berada di Jepang, para peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan beradaptasi, komunikasi lintas budaya, kedisiplinan, serta profesionalisme sesuai standar industri internasional.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi Departemen Teknik Mesin Unhas dalam menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing global dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Melalui pengalaman bekerja langsung di perusahaan manufaktur Jepang, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami praktik industri modern yang mengedepankan efisiensi, inovasi, dan kualitas.
Selain memperluas wawasan dan kompetensi, para mahasiswa juga diharapkan menjadi duta Universitas Hasanuddin yang mampu membawa nama baik almamater di lingkungan industri internasional.
Departemen Teknik Mesin Unhas optimistis pengalaman tersebut akan memperkuat kualitas lulusan sekaligus meningkatkan peluang pengembangan kerja sama akademik dan industri dengan berbagai perusahaan di luar negeri pada masa mendatang. (*)


























