Kampusiana

Hadirkan Pakar Thailand, FKM Unhas Gelar Kuliah Tamu Bahas Keselamatan Kerja di Era Nanoteknologi

Tim Redaksi
×

Hadirkan Pakar Thailand, FKM Unhas Gelar Kuliah Tamu Bahas Keselamatan Kerja di Era Nanoteknologi

Sebarkan artikel ini
FKM Unhas Hadirkan Dr. Wisanti Laohaudomchok dari Mahidol University, Thailand dalam Kuliah Tamu Bertema “Nano Safety at Work”
FKM Unhas Hadirkan Dr. Wisanti Laohaudomchok dari Mahidol University, Thailand dalam Kuliah Tamu Bertema “Nano Safety at Work”

MAKASSAR — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali menegaskan komitmennya terhadap internasionalisasi pendidikan dengan menggelar Kuliah Tamu (Guest Lecture) bertaraf global.

Kali ini, FKM Unhas menghadirkan pakar keselamatan kerja asal Thailand, Dr. Wisanti Laohaudomchok, B.Sc. (Occupational Health and Safety), dari Mahidol University.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Innovative A, Lantai 2, Unhas Hotel and Convention Centre ini menghadirkan topik menarik, yakni “Nano Safety at Work.”

Acara dipandu oleh Prof. Yahya Thamrin, SKM., M.Kes., MOHS., Ph.D., yang juga merupakan akademisi senior di bidang kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja.

Dalam paparannya, Dr. Wisanti menekankan bahwa perkembangan teknologi nanomaterial membawa potensi besar di berbagai sektor — mulai dari industri hingga kesehatan — namun juga menghadirkan tantangan baru bagi keselamatan dan kesehatan pekerja (K3).

“Nanoteknologi membuka peluang luar biasa bagi dunia industri, tetapi jika tidak dikelola dengan benar, partikel nano dapat menjadi ancaman serius bagi pekerja dan lingkungan,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia kemudian memaparkan hasil-hasil penelitian dan kebijakan keselamatan kerja yang telah diterapkan di Thailand.

Salah satunya mencakup sistem pengendalian paparan nanopartikel di tempat kerja, pemantauan kesehatan pekerja secara rutin, serta pentingnya regulasi lintas sektor agar penerapan teknologi nano berjalan aman dan berkelanjutan.

Sesi kuliah ini disambut antusias oleh mahasiswa program S1, S2, hingga dosen FKM Unhas yang memenuhi ruangan.

Dalam diskusi, banyak peserta menyoroti relevansi topik ini terhadap tantangan dunia industri modern di Indonesia yang semakin akrab dengan teknologi nano.

Sebagai moderator, Prof. Yahya Thamrin menegaskan bahwa keselamatan kerja di era digital tidak lagi bisa dipandang sempit.

“Paparan nanopartikel adalah tantangan baru bagi dunia K3. Para profesional harus memahami risikonya dan menyiapkan strategi mitigasi yang komprehensif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FKM Unhas memperkuat jejaring akademik internasionalnya, khususnya dengan Mahidol University, sekaligus memperluas wawasan sivitas akademika tentang isu-isu global di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Kuliah tamu ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, penyerahan cenderamata kepada narasumber, dan foto bersama seluruh peserta.

FKM Unhas berharap kegiatan semacam ini menjadi agenda berkelanjutan dalam membangun budaya keselamatan kerja dan memperkokoh kolaborasi riset internasional di bidang kesehatan masyarakat. (*)