BALI — Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti jamuan makan malam antara Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dengan Paskibraka Kota Makassar 2025 di Jimbara, Bali, Jumat malam (24/10/2025).
Acara ini merupakan bagian dari studi wisata dalam rangkaian Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka 2025 yang berlangsung selama beberapa hari di Bali.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperkuat kedisiplinan dan wawasan kebangsaan, tetapi juga memperluas pengetahuan tentang budaya, kepemimpinan, serta nilai-nilai persatuan.
Dalam suasana akrab, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan pesan yang menggugah semangat para anggota Paskibraka — generasi muda pilihan yang menjadi kebanggaan Kota Makassar.
“Adik-adik semua adalah generasi emas, kebanggaan kita semua. Jaga semangat, jaga disiplin, dan teruslah belajar. Saya percaya, dari kalian akan lahir pemimpin masa depan yang membawa nama baik Makassar, bukan hanya di tingkat daerah, tapi juga nasional bahkan internasional,” ujarnya penuh haru.
Malam itu menjadi momen penuh kebersamaan ketika Aliyah turut menyanyikan lagu “Kemesraan” ciptaan Franky Sahilatua, yang kemudian disambung dengan “Indonesia Jaya”, membangkitkan semangat nasionalisme seluruh peserta.
Tak ingin kalah, para anggota Paskibraka membalas dengan menyanyikan “Terima Kasih Ibu”, membuat suasana menjadi haru dan penuh kehangatan. Tawa, semangat, dan rasa bangga berpadu dalam satu malam yang meninggalkan kesan mendalam.
Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Badan Kesbangpol Kota Makassar, Fathur Rahim, serta Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muh. Yassir.
Lebih dari sekadar jamuan makan malam, kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Aliyah berharap semangat dan kebersamaan yang terjalin di Bali dapat menjadi bekal bagi para Paskibraka dalam mengabdi kepada bangsa.
“Kebersamaan malam ini menunjukkan bahwa nasionalisme tidak hanya lahir dari upacara dan barisan, tetapi juga dari rasa saling menghargai dan cinta tanah air yang tumbuh di hati,” tutupnya.
Malam kebersamaan itu menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dapat tumbuh dalam suasana kekeluargaan. Dari Paskibraka, lahir generasi berkarakter, berintegritas, dan siap memimpin Indonesia di masa depan. (*)


























