MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya membangun jejaring internasional melalui penyelenggaraan berbagai agenda berskala global.
Hal itu terlihat saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melepas kepulangan 38 delegasi peserta International Global Summit (IGS) di Hotel Rinra Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kamis (25/6/2026).
Prosesi pelepasan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan para delegasi selama berada di Makassar. Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Makassar turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan agenda internasional tersebut.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memilih Makassar sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan kegiatan sekaligus ruang berbagi pengalaman antarnegara.
Ia menilai kehadiran delegasi dari berbagai belahan dunia menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan potensi Kota Makassar kepada komunitas internasional.
“Kami merasa terhormat dapat menerima dan menjadi tuan rumah bagi para delegasi dari berbagai negara. Semoga pengalaman selama berada di Makassar memberikan kesan yang baik dan menjadi jembatan untuk mempererat hubungan serta kolaborasi di masa mendatang,” ujar Aliyah.
Tidak hanya menghadiri seremoni resmi, Aliyah juga menunjukkan perhatian secara langsung dengan mengantar para delegasi hingga ke bus yang membawa mereka menuju keberangkatan. Sambil berpamitan, ia beberapa kali mengucapkan “safe flight” kepada para tamu internasional sebagai bentuk penghormatan dan keramahan.
Sikap tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar menghadirkan pelayanan terbaik bagi setiap tamu yang berkunjung.
Di sisi lain, langkah itu juga memperkuat citra Makassar sebagai kota yang terbuka, bersahabat, dan semakin siap menjadi salah satu pusat penyelenggaraan forum internasional di kawasan Indonesia Timur.
Pemerintah Kota Makassar terus mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan bertaraf nasional maupun internasional sebagai bagian dari strategi memperkuat diplomasi kota, memperluas kerja sama lintas negara, serta mendorong pertukaran budaya yang mendukung pembangunan daerah secara inklusif dan berkelanjutan. (*)


























