JAKARTA — Advokat senior asal Makassar, Mochtar Djuma, memberikan apresiasi terhadap pengukuhan dan pelantikan pengurus Dewan Pengurus Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional yang berlangsung di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Mochtar hadir langsung dalam acara tersebut dan menilai pelantikan pengurus Peradi Profesional berlangsung meriah dengan antusiasme besar dari kalangan advokat dan tamu undangan.
Menurut kandidat doktor hukum Universitas Hasanuddin itu, tingginya partisipasi peserta menunjukkan optimisme terhadap kehadiran Peradi Profesional sebagai organisasi advokat yang membawa semangat baru.
“Pengukuhan dan pelantikan pengurus DPN Peradi Profesional luar biasa meriahnya. Ballroom tempat acara penuh sesak oleh undangan. Pelantikan juga disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi. Salut dan apresiasi terhadap Ketua Umum Peradi Profesional, Prof Harris Arthur Hedar,” ujar Mochtar.
Ia optimistis organisasi tersebut mampu berkembang menjadi wadah profesi advokat yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan dunia hukum.
Menurut Mochtar, visi Peradi Profesional yang menekankan integritas, transparansi, dan daya saing menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas profesi advokat di Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Prof Harris Arthur Hedar, kata dia, Peradi Profesional diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang menjunjung tinggi etika profesi advokat atau officium nobile sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Peradi Profesional memiliki visi besar untuk mewujudkan organisasi advokat yang berintegritas, modern, transparan, dan berdaya saing tinggi,” katanya.
Sebagai organisasi advokat yang relatif baru, Peradi Profesional disebut membawa komitmen untuk menegakkan hukum berdasarkan profesionalisme dan etika tinggi dalam praktik hukum di Indonesia.
Mochtar juga berharap pembentukan kepengurusan organisasi tersebut segera terbentuk di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Selatan.
“Selamat dan sukses atas pengukuhan pengurus DPN Peradi Profesional. Semoga pembentukan pengurus di daerah, termasuk di Sulsel, segera terealisasi,” tutupnya. (*)


























