MAKASSAR — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menunjuk Ashabul Kahfi sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan menggantikan Sitti Husniah Talenrang.
Pergantian tersebut dibenarkan Ketua Harian DPW PAN Sulsel, Andi Edy Manaf, Kamis malam (7/5/2026).
“Benar, sudah digantikan oleh Ashabul Kahfi sebagai pelaksana tugas,” ujar Edy Manaf kepada wartawan.
Menurut Edy, pergantian itu dilakukan karena Husniah Talenrang mendapat penugasan baru di tingkat Dewan Pimpinan Pusat PAN.
“Saat ini Ibu Husniah Talenrang mengisi jabatan di pengurus DPP,” katanya singkat.
Meski demikian, Edy menegaskan Husniah tetap menjadi salah satu kader terbaik yang dimiliki PAN Sulawesi Selatan.
“Ibu Ketua merupakan kader terbaik milik PAN Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Penunjukan Ashabul Kahfi sebagai Plt Ketua DPW PAN Sulsel disebut sebagai bagian dari langkah percepatan konsolidasi organisasi menjelang agenda-agenda internal partai.
DPP PAN meminta Ashabul Kahfi fokus memperkuat struktur partai di daerah, termasuk melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda), menjaga soliditas pengurus DPD PAN kabupaten/kota, hingga mempercepat pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kecamatan.
Selain itu, Ashabul Kahfi juga diminta mendorong pembentukan relawan partai hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS) guna memperkuat basis organisasi PAN di Sulawesi Selatan.
Tidak hanya konsolidasi internal, DPP PAN juga menekankan pelaksanaan program sosial melalui gerakan “PAN Bantu Rakyat” di berbagai sektor, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan, hingga keagamaan.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kehadiran PAN di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata di daerah.
Dalam penugasannya, Ashabul Kahfi juga diminta melaporkan perkembangan program dan kinerja organisasi secara berkala kepada DPP PAN.
DPP PAN turut meminta seluruh jajaran pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulawesi Selatan untuk mematuhi keputusan partai dan fokus memperkuat konsolidasi organisasi di masing-masing wilayah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun basis sosial partai yang lebih kuat sekaligus memperluas implementasi program-program PAN di tengah masyarakat. (*)















