MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membina dan mengembangkan talenta peserta didik kembali membuahkan hasil.
Sebanyak enam wakil Kota Makassar dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berhasil lolos sebagai finalis Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Nasional 2026.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama sekolah, guru, orang tua, pelatih, dan praktisi seni.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan capaian para pelajar tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pendidikan di Makassar tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan seni, kreativitas, budaya, dan karakter peserta didik.
“Prestasi ini adalah buah dari pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan kerja sama semua pihak. Pembinaan siswa tidak berhenti setelah lomba tingkat kota selesai, tetapi terus berlanjut melalui pelatihan dan pendampingan agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Achi, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, para finalis sebelumnya telah melewati proses seleksi mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, Kota Makassar hingga Provinsi Sulawesi Selatan. Nama-nama peserta yang lolos kemudian diumumkan secara resmi oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pengumuman Nomor 1459/B/H3/PN.00/2026.
Achi menjelaskan, setelah menjadi juara di tingkat kota, seluruh peserta mendapatkan pembinaan lanjutan melalui program training center. Selain meningkatkan kemampuan teknis sesuai cabang lomba, para peserta juga dibekali pembinaan mental bertanding, simulasi penampilan, serta pendampingan intensif dari guru pembimbing dan praktisi seni.
“Para siswa yang telah menunjukkan prestasi terus diberikan ruang untuk meningkatkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan membawa nama Makassar ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Pada jenjang SMP, Kota Makassar meloloskan wakil pada cabang Ansambel Campuran Tiga Alat Musik dari UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar, cabang Ilustrasi dari UPT SPF SMP Negeri 22 Makassar, serta cabang Mendongeng dari UPT SPF SMP Negeri 30 Makassar.
Sementara pada jenjang SD, SD Telkom Makassar berhasil meloloskan peserta pada cabang Menyanyi Solo dan Tari, sedangkan UPT SPF SD Negeri Komp. Sambung Jawa menjadi finalis pada cabang Pantomim.
“Capaian ini menunjukkan bahwa potensi peserta didik Makassar berkembang di berbagai bidang seni, mulai dari musik, seni rupa, sastra hingga seni pertunjukan,” tutur Achi.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan akan terus memperkuat sistem pembinaan prestasi secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, pelatih, praktisi seni, dan masyarakat.
Menurutnya, FLS3N bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi peserta didik untuk membangun disiplin, kreativitas, sportivitas, keberanian tampil, serta kemampuan menghadapi tantangan.
“Kami berharap semakin banyak sekolah yang aktif mengidentifikasi dan mengembangkan potensi peserta didiknya sehingga prestasi pelajar Makassar terus meningkat hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Menurutnya, keberhasilan para pelajar tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar sekaligus bukti bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Makassar akan memberikan beasiswa prestasi kepada siswa yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi, Pemkot Makassar berkomitmen memberikan beasiswa prestasi kepada peserta didik yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional,” kata Munafri.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat mendorong semakin banyak pelajar berani mengembangkan bakat dan minatnya serta menjadikan prestasi sebagai inspirasi bagi peserta didik lainnya.
“Prestasi harus dihargai. Anak-anak yang berprestasi adalah aset daerah dan calon pemimpin masa depan. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan agar mereka terus berkarya dan mengharumkan nama Makassar di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. (*)


























