CARACAS – Pemerintah Venezuela kembali memperbarui data korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah utara negara itu pada akhir Juni lalu.
Hingga Minggu (5/7/2026), jumlah korban meninggal dunia dilaporkan meningkat menjadi 3.342 orang, sementara 16.740 lainnya mengalami luka-luka.
Data terbaru yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela (MIPPCI) juga menyebutkan sebanyak 6.462 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dari reruntuhan bangunan.
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur. Sedikitnya 856 gedung dan 190 bangunan lainnya dilaporkan roboh, sementara aktivitas seismik masih terus berlangsung dengan tercatat 995 gempa susulan sejak gempa utama terjadi.
Di tengah upaya penanganan darurat, pemerintah menyatakan bantuan kemanusiaan terus disalurkan kepada warga terdampak. Hingga kini, sebanyak 86.794 keluarga telah menerima bantuan, namun masih terdapat 17.345 orang yang kehilangan tempat tinggal dan bergantung pada fasilitas penampungan sementara.
Untuk memperkuat operasi tanggap darurat, Venezuela mendapat dukungan 4.088 personel penyelamat internasional. Di dalam negeri, pemerintah mengerahkan 29.567 personel serta 27.482 relawan yang terlibat dalam proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga pelayanan kesehatan.
Pemerintah juga melaporkan telah menyalurkan sekitar 9.585 metrik ton bahan pangan dan 669.008 liter air bersih kepada masyarakat terdampak. Selain itu, 23.820 warga telah memperoleh layanan medis, sementara 79 lokasi penampungan sementara disiapkan bagi para pengungsi.
Berdasarkan catatan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Venezuela diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada 24 Juni 2026. Kedua gempa tersebut terjadi hanya dalam selang waktu sekitar 39 detik, memicu kerusakan luas di sejumlah wilayah di bagian utara negara itu.
Sebelumnya, pemerintah Venezuela melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 2.645 orang. Pembaruan data terbaru menunjukkan proses pencarian dan identifikasi korban masih terus berlangsung seiring berlanjutnya operasi penyelamatan di berbagai lokasi terdampak.
Otoritas Venezuela menegaskan fokus penanganan saat ini diarahkan pada pencarian korban yang masih hilang, pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, serta percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana tersebut. (*)















