CAPE VERDE – Penampilan mengejutkan Cape Verde di Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi perbincangan di dunia sepak bola, tetapi juga membawa dampak nyata bagi sektor pariwisata negara kepulauan di Afrika Barat tersebut. Popularitas yang meningkat selama turnamen membuat minat wisatawan untuk berkunjung melonjak tajam.
Data mesin pencari perjalanan KAYAK menunjukkan pencarian tiket pesawat dari Inggris menuju Cape Verde meningkat 65 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pencarian juga naik 34 persen sejak Piala Dunia 2026 dimulai pada 11 Juni.
Sorotan terhadap Cape Verde bermula ketika tim debutan itu sukses menahan imbang Spanyol tanpa gol pada laga pembuka grup.
Penampilan gemilang penjaga gawang Vozinha yang menggagalkan sejumlah peluang lawan membuat banyak pencinta sepak bola mulai mengenal negara yang selama ini relatif jarang menjadi sorotan internasional.
Fenomena tersebut juga terlihat di media sosial. Banyak pengguna internet mengaku baru mengetahui keberadaan Cape Verde setelah menyaksikan kiprahnya di Piala Dunia.
“Kalau sebelumnya Anda belum pernah mendengar Cape Verde, sekarang pasti sudah. Mereka langsung menjadi tim yang patut diperhatikan setelah mengejutkan Spanyol,” tulis seorang pengguna Reddit.
Komentar serupa juga bermunculan dari warganet yang mengaku selama ini hampir tidak pernah mendengar nama negara berpenduduk sekitar setengah juta jiwa tersebut, meski mengetahui letaknya di Samudra Atlantik.
Meningkatnya perhatian dunia terhadap Cape Verde kemudian berdampak langsung pada industri pariwisata, sektor yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian negara tersebut.
Wisatawan mancanegara menyumbang sekitar 94,7 persen dari total kunjungan ke Cape Verde, sementara wisatawan asal Inggris menjadi pasar terbesar dengan kontribusi mencapai 26,9 persen pada awal 2025.
Destinasi yang Mulai Mendunia
Terletak sekitar 500 kilometer dari pesisir Afrika Barat, Cape Verde terdiri atas 10 pulau vulkanik yang masing-masing memiliki karakter berbeda.
Pulau Sal menjadi destinasi paling populer berkat pantai berpasir putih, laut berwarna biru jernih, serta berbagai aktivitas olahraga air seperti selancar angin dan kitesurfing.
Sementara Boa Vista dikenal dengan bentang bukit pasir dan kawasan konservasi penyu laut, sedangkan Santo Antão menjadi tujuan favorit bagi pencinta trekking karena jalur pendakiannya yang spektakuler.
Bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan budaya, Pulau Santiago menawarkan pengalaman berbeda melalui Kota Tua Cidade Velha yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2009.
Selain lanskap pantai, Cape Verde juga memiliki Gunung Pico do Fogo, gunung berapi aktif dengan ketinggian sekitar 2.829 meter yang menjadi ikon wisata alam negara tersebut.
Budaya lokal menjadi daya tarik lain. Negara ini merupakan rumah bagi musik morna, aliran musik tradisional yang dipopulerkan penyanyi legendaris Cesária Évora dan diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2019.
Waktu Terbaik Berkunjung
Menurut KAYAK, November menjadi salah satu periode terbaik untuk mengunjungi Cape Verde.
Selain memiliki curah hujan yang rendah dengan suhu rata-rata sekitar 25 derajat Celsius, harga tiket pesawat pada bulan tersebut juga sekitar 21 persen lebih murah dibandingkan rata-rata sepanjang tahun.
Keberhasilan tim nasional berjuluk Blue Sharks melaju hingga babak 32 besar pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia 2026 kini menjadi promosi yang sulit dibeli dengan biaya iklan apa pun.
Apa yang dimulai dari kejutan di lapangan hijau berubah menjadi promosi global bagi industri pariwisata Cape Verde.
Di tengah persaingan destinasi tropis seperti Maladewa, Mauritius, dan Seychelles, negara kecil itu kini berhasil menarik perhatian dunia—membuktikan bahwa sepak bola dapat menjadi pintu masuk yang efektif untuk memperkenalkan potensi wisata sebuah negara. (*)
















