BeritaInternasional

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Popularitas Donald Trump Merosot ke Level Kritis

Tim Redaksi
×

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Popularitas Donald Trump Merosot ke Level Kritis

Sebarkan artikel ini
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

AMERIKA SERIKAT – Sejumlah survei politik terbaru menunjukkan penurunan signifikan tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di tengah meningkatnya tekanan pada isu ekonomi, imigrasi, dan kebijakan luar negeri.

Penurunan ini menjadi sinyal serius bagi Partai Republik Amerika Serikat menjelang pemilu paruh waktu yang tinggal beberapa bulan lagi.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dirilis Reuters bersama Ipsos, tingkat persetujuan Trump tercatat di angka 36 persen.

Sementara survei lain oleh Strength in Numbers-Verasight dan Associated Press–NORC menempatkannya masing-masing di angka 35 persen dan 33 persen, mendekati titik terendah sepanjang masa jabatannya.

Tekanan terbesar datang dari sektor ekonomi. Survei AP-NORC menunjukkan sekitar tujuh dari sepuluh warga Amerika menilai kondisi ekonomi saat ini buruk dan arah negara tidak berada di jalur yang tepat.

Persetujuan terhadap kinerja Trump dalam menangani ekonomi tercatat turun menjadi 30 persen, dari sebelumnya 38 persen pada Maret lalu.

Ketidakpuasan publik juga tercermin dalam isu biaya hidup. Hanya sekitar seperempat responden yang menyatakan puas, sementara mayoritas menilai kebijakan yang diambil belum mampu menjawab tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Di bidang imigrasi, kebijakan deportasi yang selama ini menjadi ciri khas Trump mulai kehilangan dukungan. Survei Reuters-Ipsos mencatat lebih dari separuh responden cenderung tidak mendukung kandidat yang sejalan dengan kebijakan tersebut.

Penolakan bahkan lebih kuat di kalangan pemilih independen, yang kini menjadi kelompok krusial dalam menentukan hasil pemilu.

Selain itu, kebijakan luar negeri, khususnya terkait ketegangan dengan Iran, juga menuai kritik.

Mayoritas responden menyatakan tidak setuju dengan pendekatan yang diambil pemerintah, dan sebagian besar menolak opsi tindakan militer tambahan.

Meski demikian, dukungan terhadap Trump masih relatif solid di basis pemilih Partai Republik. Sebagian besar konstituen partai tetap memberikan penilaian positif, meskipun menunjukkan tren penurunan dibandingkan awal tahun.

Data dari NBC News Decision Desk menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Trump berada di angka 37 persen, dengan mayoritas responden menyatakan ketidakpuasan, termasuk setengahnya yang menyatakan sangat tidak puas.

Secara umum, hanya sekitar sepertiga warga Amerika yang menilai negara berada di jalur yang benar, sementara dua pertiga lainnya berpandangan sebaliknya.

Isu ekonomi tetap menjadi perhatian utama publik, disusul oleh kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi, layanan kesehatan, serta keamanan.

Temuan ini memperlihatkan tantangan besar bagi Partai Republik dalam mempertahankan dominasi politik di Kongres, di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Presiden Trump. (*)