LUWU TIMUR – Kabupaten Luwu Timur kembali mengukir prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kontingen Bumi Batara Guru berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di Kabupaten Bone, 10–12 Juli 2026.
Predikat juara umum diraih setelah Luwu Timur mengoleksi dua medali emas, sekaligus menjadi daerah dengan perolehan medali terbanyak pada kategori yang dipertandingkan.
Dua medali emas tersebut dipersembahkan oleh Satya Sakti Narayana, siswa SMA Negeri 4 Luwu Timur yang menjadi juara pada kategori Kelompok Umur (KU) 19 tahun, serta Haji Rahman Dano yang tampil sebagai juara di kategori Veteran.
Persaingan pada Kejurprov berlangsung ketat. Kategori KU 19 tahun diikuti 19 pecatur dari 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, sementara kategori Veteran mempertemukan 13 pecatur dari delapan daerah.
Keberhasilan tersebut disambut bangga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Timur, Herawan Raditya. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan cabang olahraga catur di Luwu Timur berjalan ke arah yang positif.
Lebih dari sekadar meraih gelar juara umum, Herawan menilai prestasi tersebut menjadi bekal penting bagi para atlet yang akan memperkuat kontingen Luwu Timur pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November di Kabupaten Wajo dan Bone.
“Prestasi ini menjadi modal yang sangat baik bagi atlet-atlet kita dalam menghadapi Porprov. Kami berharap mereka dapat mempertahankan performa terbaiknya sehingga mampu kembali menyumbangkan prestasi untuk Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.
Berdasarkan klasemen akhir, Luwu Timur menempati posisi pertama dengan raihan dua medali emas. Posisi kedua ditempati Kota Makassar dengan satu medali emas dan tiga medali perak, sedangkan Kabupaten Wajo berada di peringkat ketiga setelah meraih satu medali emas dan satu medali perak.
Keberhasilan menjadi juara umum di Kejurprov Catur Sulsel 2026 diharapkan semakin meningkatkan motivasi para atlet Luwu Timur untuk mempertahankan performa terbaiknya. Dengan waktu persiapan yang masih tersedia menuju Porprov, kontingen catur Luwu Timur optimistis mampu kembali bersaing dan memberikan kontribusi medali bagi daerah. (*)














