Kampusiana

FKM Unhas Kirim Mahasiswa PBL 1 ke Soppeng, Siap Terapkan Ilmu di Masyarakat

Tim Redaksi
×

FKM Unhas Kirim Mahasiswa PBL 1 ke Soppeng, Siap Terapkan Ilmu di Masyarakat

Sebarkan artikel ini
FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL 1 ke Soppeng
FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL 1 ke Soppeng (Foto: IST)

MAKASSAR — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) secara resmi melepas mahasiswa angkatan 2023 untuk melaksanakan Praktik Belajar Lapangan (PBL) 1 di Kabupaten Soppeng, Kamis (10/7).

Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula FKM Unhas, dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wahiduddin.

Dalam sambutannya, Dr. Wahiduddin menegaskan bahwa kegiatan PBL 1 merupakan tahapan penting dalam proses akademik mahasiswa. PBL bukan hanya ajang penerapan teori, tetapi juga sebagai pengalaman awal mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengumpulan dan analisis data kesehatan masyarakat di lapangan.

“Ini bukan hanya sekadar praktik, tetapi awal dari pengabdian profesional di masyarakat. Saya berharap mahasiswa dapat menunjukkan integritas, etika, dan semangat belajar yang tinggi selama menjalani PBL di Soppeng,” ujarnya.

PBL 1 akan dilaksanakan pada 14–28 Juli 2025, dan diikuti oleh mahasiswa semester empat.

FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL 1 ke Soppeng (Foto: IST)

Sebanyak 36 dosen FKM Unhas akan bertugas sebagai supervisor untuk mendampingi mahasiswa yang tersebar di delapan kecamatan dan 36 desa/kelurahan di Kabupaten Soppeng.

Kecamatan tersebut meliputi Marioriwawo, Liliriaja, Lilirilau, Lalabata, Donri-Donri, Marioriawa, Ganra, dan Citta.

Ketua Pengelola PBL 1, Dian Saputra Marzuki, S.KM., M.Kes., dari Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan identifikasi masalah kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan.

“Melalui PBL 1 ini, mahasiswa akan belajar menentukan prioritas masalah kesehatan, melakukan pemetaan sosial, serta menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di desa,” ungkap Dian.

PBL 1 juga menjadi wujud nyata kontribusi FKM Unhas dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-3, yaitu menjamin kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua.

FKM Unhas menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi serta siap menjadi agen perubahan di bidang kesehatan masyarakat.

“Kami percaya, pengalaman lapangan ini akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa FKM Unhas untuk menjadi tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, solutif, dan berintegritas,” tutup Dr. Wahiduddin. (*)