Makassar

Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Kandidat untuk Sembilan Jabatan Lowong

Tim Redaksi
×

Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Kandidat untuk Sembilan Jabatan Lowong

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Sembilan Jabatan Lowong
Pemkot Makassar Umumkan Tiga Besar Sembilan Jabatan Lowong

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi mengumumkan daftar peserta yang berhasil masuk tiga besar pada seleksi terbuka pengisian sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama.

Hasil tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, dalam konferensi pers di Balai Kota Makassar, Senin (8/9).

Adapun jabatan dan nama kandidat yang lolos tiga besar yakni:

  1. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM): Andi Asminullah, Andi Rahmat, dan Kamelia Thamrin Tantu.
  2. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Haidil Adha, Muhammad Fadli, dan Samsul Bahri.
  3. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda): Andi Asminullah, Andi Rahmat, dan Kamelia Thamrin Tantu.
  4. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda): Randa Andi Indarwati, Haidil Adha, dan Muhammad Fuad Azis.
  5. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar): Andi Ardi Rahadian, Fadli Wellang, dan Samsul Bahri.
  6. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora): Fadli Wellang, Muhammad Fadli, dan Samsul Bahri.
  7. Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru): Andi Yurnita, Haidil Adha, dan Muhammad Fuad Azis.
  8. Sekretaris DPRD Kota Makassar: Andi Rusman, Andi Rahmat, dan Kamelia Thamrin Tantu.
  9. Direktur RSUD Daya: dr. Andi Erika Novianti, dr. Andi Ani Mulyani, dan Sadarudin.

“Nama-nama sudah diserahkan tadi pagi,” ujar Zulkifly singkat.

Ia menjelaskan, ada empat indikator utama dalam penilaian seleksi, yaitu wawancara dengan tim, rekam jejak, penyusunan makalah, serta assesment potensi dan kompetensi. Dari total penilaian itu, dipilih tiga peserta terbaik untuk setiap jabatan.

Zulkifly menambahkan, tahap selanjutnya adalah menunggu keputusan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Wali kota akan menentukan satu nama dari tiga besar untuk dilantik sebagai pejabat definitif.

“Kami menunggu hari ini juga kapan rencana Pak Wali memilih satu di antara tiga nama ini, kemudian akan disusun pelantikannya,” pungkasnya. (*)