MAKASSAR – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Abd Rakhim Nanda menyambut baik peserta Olimpiade Ahmad Dahlan. OlympicAD VIII ini digelar di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Kamis (12/2/2026).
Abd Rakhim menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan pendamping OlympicAD VIII. Dirinya berharap agar peserta tidak sungkan menyampaikan keluhan kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan.
“Selamat kepada peserta dan kepada para pendamping untuk penyelenggara ini. Mohon tidak sungkan-sungkan menyampaikan kebutuhan kebutuhan perihal yang ada di dalam kampus selama pelaksanaan kegiatan,” ucap Abd Rakhim saat sambutan di acara pembukaan OlympicAD VIII.
Dia juga menyampaikan terimakasih kepada Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen), karena telah memberikan kepercayaan kepada Unismuh Makassar, sebagai tempat pelaksanaan kegiatan yang dihadiri ribuan pelajar dan pendamping Muhammadiyah dari Aceh sampai Papua.
“Kepada Majelis Dikdasmen dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Makassar,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, hingga sehari menjelang pembukaan, tercatat 8.525 peserta dan pendamping dari berbagai provinsi di Indonesia telah mendaftar dan bersiap mengikuti kegiatan.
Kepastian itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kampus Unismuh Makassar, Rabu sore, 11 Februari 2026. Hadir dalam Konferensi Pers, Ketua Steering Committee OlympicAD VIII Prof. Baharuddin, M.Pd., Ketua Panitia Lokal Dr. Pantja Nur Wahidin, serta Ketua Majelis Dikdasmen PWM Sulawesi Selatan Prof. Erwin Akib, Ph.D.
Prof Baharuddin menjelaskan, OlympicAD merupakan agenda dua tahunan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) PP Muhammadiyah. Sebelumnya, kegiatan ini diadakan di Bandung, Semarang, dan Lampung. Tahun ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya OlympicAD dilaksanakan di luar Indonesia Timur.
“Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena animo warga Muhammadiyah di Sulawesi Selatan sangat besar. Harapan peserta juga tinggi terhadap penyelenggaraan di sini,” ujar Baharuddin.
Ia menyebutkan, pada OlympicAD VIII ini terdapat 35 cabang lomba, bertambah satu dari penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah program “Senam Anak Indonesia Hebat” yang dirangkaikan dalam agenda kegiatan.
Menurut Baharuddin, pelaksanaan OlympicAD pada Februari bukan tanpa alasan. Ajang ini menjadi bagian dari penjaringan siswa Muhammadiyah untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Ini bagian nasional dari proses pelatihan. Setelah OlympicAD, siswa-siswa terbaik akan dipersiapkan untuk bersaing di tingkat,” tandasnya. (*)


























