MAKASSAR –Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026. Kegiatan ini pun turut diikuti Mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.
Kegiatan yang bertajuk Workshop dan Pendampingan Penyusunan P2MW Tahun 2026 tersebut dilaksanakan di Aula Universitas Fajar, Kamis (13/03/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI Wilayah IX, termasuk mahasiswa dari UIM Al-Gazali.
Workshop dan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan daya saing mahasiswa di bidang kewirausahaan sekaligus mendorong lahirnya inovasi bisnis yang dapat bersaing di tingkat nasional.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait penyusunan proposal hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari para narasumber dan tim pendamping yang berpengalaman dalam penyusunan proposal program kewirausahaan mahasiswa.
Pendampingan ini bertujuan agar mahasiswa mampu merancang proposal yang berkualitas dan kompetitif sehingga berpeluang besar mendapatkan pendanaan dari pemerintah.
LLDIKTI Wilayah IX menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong peningkatan prestasi mahasiswa di tingkat nasional.
Melalui kegiatan Workshop dan Pendampingan Program Pengembangan Mahasiswa ini, mahasiswa dibimbing secara teknis dalam menyusun proposal P2MW yang sesuai dengan standar dan ketentuan program hibah nasional.
Selain sebagai upaya penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, kegiatan ini juga secara langsung berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam aspek peningkatan prestasi mahasiswa serta penguatan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.
Kepala Fungsional Kemahasiswaan UIM Al-Gazali, Fathuddin, S.Sos, menyampaikan keikutsertaan mahasiswa UIM dalam kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda dari lingkungan kampus.
“Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, kami berharap mahasiswa UIM Al-Gazali dapat memahami secara lebih mendalam proses penyusunan proposal P2MW yang baik dan kompetitif. Ini menjadi kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha kreatif sekaligus berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pihak kampus terus memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang memiliki minat dan potensi dalam bidang kewirausahaan agar dapat berkembang dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D, menegaskan program kewirausahaan mahasiswa merupakan salah satu strategi penting dalam membangun kemandirian generasi muda di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
“Program P2MW ini sangat strategis dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Kami di UIM Al-Gazali terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan workshop dan pendampingan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi, sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam pengembangan ekonomi kreatif. (*)


























