MAKASSAR – Ribuan warga memadati kawasan Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M. Jusuf, Makassar, dalam kegiatan Jalan Sehat dan Talkshow Akbar yang digelar Wahdah Islamiyah, Sabtu malam hingga Ahad pagi (18–19/7/2026).
Kegiatan ini menjadi rangkaian semarak menyambut Muktamar V Wahdah Islamiyah yang akan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 21–25 Agustus 2026.
Mengusung tema “Salam Sehat Indonesia”, kegiatan tersebut menghadirkan tokoh agama, akademisi, dan pejabat negara untuk membahas pentingnya membangun masyarakat yang sehat secara fisik, spiritual, dan sosial.
Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Dr. Rahmat Abdul Rahman, Lc., M.A., mengatakan Makassar menjadi kota pertama dalam rangkaian roadshow semarak Muktamar V yang selanjutnya akan digelar di sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
“Semarak Muktamar Wahdah Islamiyah ini, Kota Makassar sebagai lokasi pertama, dan juga akan diadakan di beberapa kota lainnya di Indonesia. Atas nama panitia penyelenggara, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran bapak-ibu semuanya,” ujarnya.
Ia berharap tema yang diangkat dapat menjadi perhatian bersama dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.
Mewakili Wali Kota Makassar, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Akhmad Namsum mengapresiasi kontribusi Wahdah Islamiyah dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan menjaga harmoni sosial di Kota Makassar.
“Peran Wahdah Islamiyah di Kota Makassar sangat luar biasa. Penguatan keagamaan sangat berdampak, terutama dalam menjaga toleransi dan kebersamaan. Kami berharap peran tersebut terus dilanjutkan dan dikembangkan,” katanya.
Dalam sesi talkshow, Wakil Ketua DPD RI H. Tamsil Linrung menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi nasional. Menurutnya, Indonesia harus mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah.
“Indonesia harus berhenti menjadi penonton di rumah sendiri. Kita tidak boleh lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah, pasar bagi produk bangsa lain, atau sekadar menjadi objek investasi. Indonesia harus menjadi negara yang menentukan masa depannya sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Ustaz Zaitun Rasmin menjelaskan bahwa tema Salam Sehat Indonesia mencerminkan komitmen Wahdah Islamiyah untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembinaan kader dan penguatan keluarga.
Menurutnya, konsep sehat yang diusung tidak hanya mencakup kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan hati, ekonomi, dan kehidupan keluarga.
“Mari jadikan Muktamar V sebagai transformasi baru agar kita semakin mampu bersinergi dengan seluruh komponen umat dan bangsa, tidak eksklusif, tidak merasa benar sendiri, dan tidak merasa hebat sendiri,” ujarnya.
Talkshow dipandu Ustaz Muhammad Ikhwan Jalil dan turut menghadirkan Rektor Universitas Islam Makassar Prof. Muammar Bakri, Guru Besar Universitas Negeri Makassar Prof. Mustari Bosra, serta Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof. Hamid Habbe.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Fun Walk Family pada Ahad pagi yang diikuti ribuan peserta mengelilingi kawasan Al Markaz Al Islami. Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah undian, termasuk hadiah utama berupa paket umrah bagi peserta yang beruntung. (*)

















