Sulawesi Selatan

Di Dies Natalis ke-66 FT Unhas, Andi Sudirman Ajak Engineer Kawal Pembangunan Sulsel

Tim Redaksi
×

Di Dies Natalis ke-66 FT Unhas, Andi Sudirman Ajak Engineer Kawal Pembangunan Sulsel

Sebarkan artikel ini
Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampus Fakultas Teknik Unhas, Kabupaten Gowa

GOWA — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak keluarga besar Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) mengambil peran dalam mengawal pembangunan daerah, khususnya berbagai proyek infrastruktur strategis yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ajakan tersebut disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri peringatan Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Unhas di Kampus Fakultas Teknik Unhas, Kabupaten Gowa, Sabtu (29/8/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bagi Andi Sudirman, kehadirannya dalam peringatan tersebut memiliki makna tersendiri. Selain sebagai Gubernur Sulawesi Selatan, ia juga merupakan bagian dari keluarga besar Fakultas Teknik Unhas.

Peringatan Dies Natalis ke-66 tersebut turut dihadiri Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, jajaran wakil rektor, Dewan Senat Universitas dan Fakultas, para alumni FT Unhas lintas angkatan, serta sivitas akademika.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar FT Unhas, mulai dari para dosen, tenaga pendidik, sivitas akademika, engineer hingga alumni yang telah memberikan kontribusi di berbagai bidang.

Menurutnya, peran Fakultas Teknik Unhas semakin strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan Sulawesi Selatan yang terus berkembang.

“Kontribusi Fakultas Teknik sangat dibutuhkan dalam mendukung pengembangan kawasan strategis, transportasi dan konektivitas, infrastruktur dasar, energi, serta pengembangan wilayah Sulawesi Selatan secara lebih terintegrasi,” ujar Andi Sudirman.

Dukung Program MYP 2025–2027

Andi Sudirman menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah melaksanakan Program Multi Years Project (MYP) 2025–2027 sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur.

Program tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.000 kilometer, pengembangan jaringan irigasi yang ditargetkan mengairi sekitar 54.000 hektare lahan persawahan, serta pembangunan dua rumah sakit regional di wilayah selatan dan utara Sulawesi Selatan.

Menurutnya, skala pembangunan tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama kalangan akademisi dan tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang teknik dan infrastruktur.

Karena itu, Andi Sudirman berharap keluarga besar Fakultas Teknik Unhas dapat ikut memberikan kontribusi pemikiran, keahlian, serta pengawasan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai tujuan.

“Mohon dukungan dari teman-teman Fakultas Teknik Unhas, utamanya para alumni. Semoga bersama-sama kita bisa memastikan dan mengawal agar program-program pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Kolaborasi Pemerintah dan Kampus

Andi Sudirman menilai kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, akademisi, dan para engineer menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran.

Pemerintah, menurutnya, membutuhkan dukungan keilmuan dan perspektif akademis untuk memastikan kebijakan serta proyek pembangunan memiliki perencanaan yang baik dan memberikan dampak jangka panjang.

Di sisi lain, keterlibatan para alumni dan profesional dari Fakultas Teknik Unhas diharapkan dapat memperkuat proses pembangunan Sulawesi Selatan, terutama pada sektor infrastruktur, konektivitas, energi, dan pengembangan kawasan.

Sebagai alumni FT Unhas, Andi Sudirman pun berharap momentum Dies Natalis ke-66 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga besar Fakultas Teknik, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi bagi pembangunan daerah.

Dengan kekuatan sumber daya manusia dan jaringan alumni yang dimiliki, FT Unhas diharapkan terus menjadi salah satu mitra strategis dalam mendukung transformasi dan kemajuan pembangunan Sulawesi Selatan. (*)