KOLAKA — Di tengah geliat industri nikel yang kian pesat di Pomalaa, PT Vale Indonesia Tbk menunjukkan komitmennya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kesehatan masyarakat.
Melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, perusahaan nikel berkelanjutan ini menggelar Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TB) di Jalan Kerapu, Kampung Bajo, Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, Kamis (16/10).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya yang diinisiasi bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Kolaborasi ini melibatkan Puskesmas Pomalaa dan pemerintah setempat untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya penyakit menular di kawasan yang kini tumbuh sebagai pusat industri strategis.
“Dengan meningkatnya aktivitas industri, mobilitas penduduk juga naik. Ini berpotensi menambah risiko penyebaran penyakit menular. Karena itu, sinergi lintas pihak sangat penting,” kata dr. Alriani Hamzah, Kepala Puskesmas Pomalaa.
Tantangan Kesehatan di Tengah Pertumbuhan Industri
HIV-AIDS dan Tuberkulosis masih menjadi tantangan serius bagi dunia kesehatan. Indonesia termasuk dalam 30 negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dengan lebih dari 1 juta kasus TB per tahun dan sekitar 24 ribu di antaranya terjadi pada penderita HIV.
Kondisi tersebut juga tercermin di Kabupaten Kolaka. Berdasarkan Profil Kesehatan Kolaka 2023, tercatat 46 kasus baru HIV, meningkat dari 34 kasus pada tahun sebelumnya.
Dari jumlah itu, 56,5% terjadi pada kelompok usia produktif, dan 80,4% di antaranya adalah laki-laki. Sementara untuk TB, ditemukan 305 pasien positif dari 1.514 orang terduga TB.
“Data ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas industri menuntut kesadaran kesehatan masyarakat yang lebih tinggi,” jelas Camat Pomalaa, Rachmat Hidayat Gavoer.
“Kami mengapresiasi langkah PT Vale yang proaktif menggelar sosialisasi ini. HIV bisa dikendalikan dengan pengobatan rutin—yang penting adalah keberanian untuk memeriksakan diri.”
Komitmen PT Vale: Kesehatan Sebagai Pilar Pembangunan Berkelanjutan
Bagi PT Vale, pembangunan ekonomi harus sejalan dengan keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Achmad Siswandi Asdam, Project Engineer PT Vale IGP Pomalaa, menyebut program kesehatan masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
“Kami ingin memastikan setiap langkah operasional perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
“Edukasi kesehatan, bantuan alat medis, beasiswa dokter spesialis, hingga sertifikasi tenaga kesehatan adalah investasi kami untuk masa depan Kolaka yang lebih sehat dan mandiri.”
Melalui kegiatan sosialisasi ini, PT Vale juga menggandeng Puskesmas dan masyarakat untuk memperkuat deteksi dini penyakit menular. Program ini bertujuan agar warga lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Deteksi dini adalah kunci. Upaya seperti ini akan terus kami jalankan secara berkelanjutan di wilayah pemberdayaan perusahaan,” tambah Achmad.
Strategi Jangka Panjang
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PT Vale telah menyiapkan berbagai inisiatif di bawah payung Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, antara lain edukasi lintas desa dan sekolah untuk pencegahan HIV-AIDS dan TB; pelatihan dan sertifikasi tenaga medis; dan bantuan alat kesehatan untuk RSUD Tipe D Pomalaa.
Selain itu juga ad apemberian beasiswa dokter spesialis untuk memperkuat SDM kesehatan lokal dan pembangunan sistem deteksi dini berbasis komunitas.
Program ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yaitu Menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan untuk semua usia.
“Kemajuan sejati bukan hanya soal industri, tapi juga manusia yang sehat, sadar, dan berdaya,” tegas Achmad Siswandi Asdam.
“Melalui komitmen pada kesehatan dan lingkungan, kami ingin hadir sebagai mitra perubahan bagi masyarakat Kolaka.”
Sebagai salah satu perusahaan pertambangan nikel terbesar di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk berkomitmen menjalankan operasinya secara bertanggung jawab melalui prinsip berkelanjutan dan inklusif.
Di Pomalaa, PT Vale tidak hanya membangun fasilitas industri, tetapi juga membangun ketahanan sosial dan kesehatan masyarakat sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. (*)
























