Luwu Timur

Kejari Lutim Periksa Wakil Ketua I DPRD, Jadi Saksi Kasus Pengadaan Ambulans CSR PT Vale

Tim Redaksi
×

Kejari Lutim Periksa Wakil Ketua I DPRD, Jadi Saksi Kasus Pengadaan Ambulans CSR PT Vale

Sebarkan artikel ini
Penyidikan Kasus Ambulans CSR PT.Vale Berlanjut, Giliran Jihadin Peruge Dipanggil Bersaksi

LUWU TIMUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur terus mendalami penyidikan dugaan kasus pengadaan ambulans yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vale Indonesia. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, sebagai saksi.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Luwu Timur, Dery F. Rachman, membenarkan bahwa Jihadin telah dimintai keterangan oleh penyidik.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

“Ya, sudah kita ambil keterangannya sebagai saksi. Baru sekali kita periksa,” kata Dery, Senin (3/8/2026), seperti dikutip dari Timuronline.

Pemeriksaan terhadap Jihadin menambah daftar pihak yang telah dimintai keterangan dalam proses penyidikan kasus tersebut. Sebelumnya, Kejari Luwu Timur telah memeriksa sejumlah pihak, mulai dari perwakilan PT Vale Indonesia, konsultan, pendamping program CSR, hingga sejumlah kepala desa.

Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga telah mengamankan barang bukti berupa lima unit ambulans yang sebelumnya berada di kediaman salah seorang pihak vendor.

Pihak vendor yang berkaitan dengan PT Malili Suplay Utama (MSU) juga telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik dalam rangka pendalaman perkara.

Meski demikian, Kejari Luwu Timur belum menjelaskan secara rinci materi pemeriksaan terhadap Jihadin maupun alasan spesifik pemanggilannya sebagai saksi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari penyidik yang mengaitkan Jihadin dengan dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut. Statusnya masih sebagai saksi untuk kepentingan penyidikan.

Sementara itu, beredar berbagai informasi di masyarakat yang mengaitkan sejumlah pihak dengan proses pengadaan ambulans tersebut. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan belum pernah dikonfirmasi secara resmi oleh Kejari Luwu Timur.

Penyidikan kasus pengadaan ambulans melalui dana CSR PT Vale sendiri masih terus berlangsung. Kejari Luwu Timur menyatakan proses pemeriksaan terhadap para saksi akan terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian pengadaan serta pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. (*)