MAKASSAR – Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, menilai…
Abdul Hayat Gani
Ketua Perindo Sulsel Harap BLTS Tetap Jadi Prioritas di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran Pemerintah
MAKASSAR – Pemerintah pusat tengah menginisiasi kebijakan efisiensi anggaran sebagai respons terhadap tekanan…
Perindo Sulsel Buka Halaman Kantor untuk Salat Idulfitri, Pererat Silaturahmi dengan Warga
MAKASSAR – DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan (Sulsel) memfasilitasi halaman kantor mereka…
Abdul Hayat Ingatkan Warga Tetap Ikhtiar saat Perjalanan Mudik Lebaran: Utamakan Keselamatan!
MAKASSAR – Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani mengingatkan kepada…
Abdul Hayat Hadiri Buka Puasa Kerukunan Keluarga Barru, Perkuat Silaturahmi Tokoh Sulsel
MAKASSAR – Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, menghadiri kegiatan buka…
Perindo Sulsel Nilai Keberhasilan MBG Harus Terlihat dari Pengentasan Gizi Buruk
MAKASSAR – Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, menilai program Makan…
Buka Puasa Bersama akan Digelar, Pengurus Perindo Sulsel Pererat Kesetiakawanan Sosial
MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Selatan akan menggelar…
Abdul Hayat Nilai Wacana Kenaikan Ambang Batas 7 Persen Berpotensi Kurangi Keterwakilan Rakyat
MAKASSAR — Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, menyampaikan…
PTUN Perintahkan Presiden Bayar Ganti Rugi, Abdul Hayat: Negara Wajib Taat Hukum!
MAKASSAR — Proses hukum terkait polemik jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan…
Ketua DPW Perindo Sulsel: Sikap Empatik Presiden Rehabilitasi Guru Jadi Pelajaran Kepala Daerah
MAKASSAR – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Provinsi Sulawesi Selatan,…
Pemprov Dianggap Abai Putusan Legal Standing PTUN soal Hak Kepegawaian Abdul Hayat
MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dianggap mengabaikan putusan legal standing…
Eks Sekda Sulsel Abdul Hayat Tagih Gaji dan Tunjangan Rp 8 Miliar, Pemprov Masih Koordinasi
Kuasa hukum Abdul Hayat, Syaiful Syahrir, mengatakan bahwa kliennya belum menerima gaji pokok dan tunjangan lainnya selama lebih dari dua tahun.
