Berita

Alsintan Bantuan PT Vale Masih Diandalkan Petani Parumpanai Wasuponda

Tim Redaksi
×

Alsintan Bantuan PT Vale Masih Diandalkan Petani Parumpanai Wasuponda

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Bantuan Alsintan PT Vale Indonesia
Ilustrasi Bantuan Alsintan PT Vale Indonesia

LUWU TIMUR — Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari PT Vale Indonesia kepada petani di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, masih dimanfaatkan hingga saat ini dan menjadi sarana utama dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

Bantuan yang disalurkan pada tahun 2022 tersebut berupa dua unit combine harvester dan tiga unit hand tractor yang digunakan untuk mengolah sawah serta mempercepat proses panen petani.

Kepala Desa Parumpanai, Judel, mengatakan alsintan bantuan tersebut hingga kini masih dirawat dan dioperasikan oleh pengurus BUMDesma bersama kelompok tani setempat.

“Alhamdulillah hingga saat ini alat tersebut masih dirawat dengan baik oleh pengurus BUMDesma Desa Parumpanai, dan kami akui alsintan ini sangat besar manfaatnya bagi petani,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, keberadaan combine harvester sangat membantu petani karena proses panen dapat dilakukan lebih cepat sehingga mengurangi risiko kehilangan hasil panen akibat keterlambatan panen.

Ia berharap ke depan program bantuan pertanian tersebut dapat kembali dilanjutkan, terutama bantuan pupuk dan penambahan hand tractor yang masih sangat dibutuhkan petani di desa tersebut.

Sementara itu, Director of External Relations & Corporate Affairs PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan pihaknya mengapresiasi masyarakat yang mampu memanfaatkan dan merawat bantuan alsintan tersebut dengan baik.

Menurutnya, bantuan alsintan merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat di wilayah lingkar tambang perusahaan yang bertujuan mendorong kemandirian pertanian dan meningkatkan produktivitas petani.

“Setidaknya dengan alsintan yang kita salurkan, petani bisa lebih efisien. Waktu pemanenan lebih cepat dibandingkan cara manual sehingga dapat mengurangi biaya produksi dan kehilangan hasil panen,” jelasnya.

Program bantuan alsintan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasional, sejalan dengan upaya mewujudkan praktik pertambangan yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pemberdayaan. (*)