Sulawesi Selatan

Genjot Minat Baca, Pemprov Sulsel Optimalkan Layanan Perpustakaan Inklusif

Tim Redaksi
×

Genjot Minat Baca, Pemprov Sulsel Optimalkan Layanan Perpustakaan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulsel Perkuat Layanan Perpustakaan, Perkuat Minat Baca Generasi Muda
Pemprov Sulsel Perkuat Layanan Perpustakaan, Perkuat Minat Baca Generasi Muda

MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menguatkan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan literasi masyarakat, dengan fokus utama pada generasi muda sebagai pilar masa depan daerah.

Upaya tersebut dijalankan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan dengan mengoptimalkan layanan perpustakaan yang semakin inklusif, mudah diakses, serta adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sejumlah fasilitas literasi kini diperkuat, di antaranya perpustakaan di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Perpustakaan Ibu dan Anak di Jalan Lanto Daeng Pasewang, hingga Perpustakaan Abdul Rasyid Dg. Lurang di Kabupaten Gowa. Layanan ini juga dilengkapi dengan perpustakaan mobil keliling untuk menjangkau wilayah yang lebih luas.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Muhammad Jufri, menegaskan bahwa peningkatan minat baca menjadi prioritas utama dalam mendorong kualitas SDM.

BACA JUGA:  PLN Dorong UMKM Naik Kelas di Ajang “Andalan Hati: UMKM Sulsel Maju dan Berkarakter”

“Literasi adalah fondasi penting dalam pembangunan manusia. Karena itu, budaya membaca harus terus diperkuat melalui berbagai pendekatan,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan perpustakaan tidak hanya berfokus pada penyediaan buku, tetapi juga menghadirkan ruang yang ramah dan menarik bagi semua kalangan. Salah satu langkah strategis adalah menghadirkan Perpustakaan Ibu dan Anak yang mengintegrasikan fungsi edukasi dan rekreasi.

Fasilitas tersebut tidak hanya menyediakan koleksi bacaan anak, tetapi juga dilengkapi area bermain edukatif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini, terutama di tengah tingginya penggunaan gawai.

BACA JUGA:  Kasasi Dikabulkan MA, Pemprov Sulsel Amankan Lahan 52 Hektare di Manggala

“Perpustakaan ini menjadi ruang bagi orang tua untuk mengajak anak mengenal buku sejak dini. Pembiasaan ini penting untuk membentuk karakter gemar membaca,” jelasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, menekankan bahwa literasi merupakan bekal utama dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Pengetahuan adalah kunci. Siapa yang tidak mau belajar hari ini, akan menghadapi tantangan lebih berat di masa depan,” ungkapnya.

Selain penguatan layanan, Dispusarsip Sulsel juga mencatat sejumlah capaian sepanjang 2025. Di antaranya, predikat terbaik tingkat provinsi dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), yang menegaskan peran perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:  Risiko Pengadaan Barjas Tinggi, Pemprov Sulsel Bekali ASN Pemahaman Regulasi

Kinerja tersebut turut diperkuat dengan penghargaan sebagai pengelola BI Corner teraktif, serta keberhasilan pembinaan perpustakaan desa, termasuk prestasi Perpustakaan Mandiri Desa Bacu di Kabupaten Bone sebagai terbaik wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Di bidang inovasi, partisipasi dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Nasional juga menghasilkan sejumlah program unggulan, seperti “Gemas De”, “Gempita Sjaya”, dan “Gempur Pustaka”, yang mencerminkan transformasi layanan berbasis kebutuhan masyarakat.

Secara keseluruhan, langkah ini menunjukkan arah kebijakan Pemprov Sulsel yang konsisten dalam membangun ekosistem literasi sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah di tingkat nasional. (*)