Berita

Jalan Tengah Kebangsaan, Gagasan UMI untuk Pulihkan Kepercayaan Rakyat

Tim Redaksi
×

Jalan Tengah Kebangsaan, Gagasan UMI untuk Pulihkan Kepercayaan Rakyat

Sebarkan artikel ini
Kampus Fakultas Farmasi UMI

MAKASSAR — Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyerukan pentingnya “Jalan Tengah Kebangsaan” sebagai solusi atas gejolak sosial dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah, aparat penegak hukum, maupun institusi negara.

Pernyataan ini disampaikan dalam rilis resmi UMI di Makassar, Sabtu (30/8/2025). Rektor UMI, Prof. Dr. Hambali Thalib, SH., MH., menegaskan keresahan masyarakat yang belakangan muncul tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut sendi-sendi kepercayaan yang menjadi fondasi keberlangsungan bangsa.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

“Situasi ini bukan hal biasa. Menurunnya kepercayaan rakyat terhadap institusi negara adalah tanda serius yang harus segera direspons,” tegas Hambali dalam seruannya.

Sebagai kampus swasta terbesar di Indonesia Timur yang berdiri sejak 1954, UMI merasa terpanggil menyuarakan pandangan kebangsaan.

UMI menekankan perlunya meneguhkan kembali prinsip keadilan sebagai pondasi bangsa, memulihkan kepercayaan rakyat melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta merajut persatuan di tengah perbedaan politik, etnis, maupun agama.

Dalam seruan moralnya, UMI juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Pemerintah didesak agar tidak hanya berhenti pada retorika, melainkan segera mengambil langkah nyata dalam merespons keresahan publik.

Aparat penegak hukum diingatkan untuk menegakkan hukum secara adil tanpa diskriminasi, sementara masyarakat sipil diminta tetap menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

UMI menilai bahwa Jalan Tengah Kebangsaan merupakan jalan keluar dari krisis yang tengah dihadapi. Dengan mengedepankan keadilan, kepercayaan, dan persatuan, bangsa Indonesia diyakini mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus menghindari ancaman perpecahan.

Sejak berdiri 71 tahun lalu, UMI konsisten menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, UMI menyerukan agar seluruh elemen bangsa menahan diri, menegakkan keadilan, dan mencari jalan tengah kebangsaan yang menyejukkan.

UMI percaya Indonesia tidak kekurangan tokoh hebat, tidak kekurangan pemimpin cerdas, dan tidak kekurangan solusi. Yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk membuat kebijakan yang adil dan jujur.

“Dengan izin Allah SWT, mari kita jadikan momentum ini sebagai kebangkitan moral, kebangkitan keadilan, dan kebangkitan kepercayaan rakyat kepada negara,” tegas Hambali.

UMI juga menyatakan kesiapan menjadi ruang dialog, pusat pemikiran, dan rumah bersama bagi seluruh komponen bangsa untuk merajut kembali persatuan Indonesia.

Bahkan, UMI siap menyelenggarakan Forum Nasional Kebangsaan guna merumuskan konsep Jalan Tengah Kebangsaan, strategi pemulihan kepercayaan publik, penguatan persatuan, serta perwujudan keadilan sosial di tanah air.

Rilis resmi ini ditandatangani oleh Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. Hambali Thalib, SH., MH., didampingi jajaran pimpinan universitas, sebagai bentuk sikap resmi institusi terhadap dinamika kebangsaan terkini. (*)