Sulawesi Selatan

Tabligh Akbar di Bukit Baruga, Sekda Sulsel Tekankan Empat Pilar Kebangsaan

Tim Redaksi
×

Tabligh Akbar di Bukit Baruga, Sekda Sulsel Tekankan Empat Pilar Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Ajak Masyarakat Perbanyak Doa untuk Sulsel

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel menghadiri kegiatan Tabligh Akbar: Makassar Berdoa yang digelar Yayasan Jami Al Hidayah Berkah di Masjid Raya Bukit Baruga, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu (7/9/2025).

MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel menghadiri kegiatan Tabligh Akbar: Makassar Berdoa yang digelar Yayasan Jami Al Hidayah Berkah di Masjid Raya Bukit Baruga, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu (7/9/2025).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Magrib berjemaah, dilanjutkan ceramah agama yang disampaikan oleh Komjen Pol (Purn) Drs. H. Anton Bachrul Alam, SH.

Acara kemudian ditutup dengan salat Isya berjemaah dan doa bersama yang dipimpin Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tabligh akbar ini bukan hanya momentum silaturahmi, tetapi juga wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan keimanan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, saya menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih sudah diundang dalam acara yang penuh berkah ini,” ucapnya.

Ia berharap pertemuan spiritual ini membawa makna yang mendalam bagi umat, sekaligus berdampak positif pada peningkatan ketakwaan.

Lebih jauh, Sekda Sulsel juga menekankan pentingnya persatuan bangsa dengan tetap berpegang pada empat pilar kebangsaan: Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

“Pilar-pilar tersebut merupakan pondasi penopang keutuhan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Jufri Rahman juga mengingatkan jamaah agar menjaga ketenangan hidup dengan memperbanyak doa, menjauhi prasangka buruk, serta menjadikan kerendahan hati sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kita jangan berburuk sangka dengan orang lain. Jangan berhenti berdoa, semoga Sulawesi Selatan selalu dalam lindungan Allah,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri tokoh agama, masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Makassar yang datang dengan penuh antusias untuk mengikuti doa bersama. (*)