MAKASSAR, – Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan dominasinya sebagai salah satu pusat riset terkuat di Indonesia. Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (Prof JJ), kembali mencatat prestasi membanggakan dengan menempati peringkat kedua nasional dalam daftar rektor dengan H-index tertinggi versi AD Scientific Index.
Dengan H-index 41, Prof JJ tidak hanya menjadi representasi kualitas ilmiah yang luar biasa, tetapi juga simbol kepemimpinan akademik visioner yang membawa Unhas selangkah lebih dekat menuju status World Class University.
Pencapaian ini menegaskan posisi Prof JJ sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di Indonesia, khususnya dalam bidang kelautan dan lingkungan. Publikasinya tak hanya banyak, tetapi juga luas digunakan, dikutip, dan dijadikan rujukan oleh peneliti internasional.
H-index 41 berarti karya-karya Prof JJ bukan sekadar terbit, tetapi berdampak besar dan berkelanjutan.
Dampak Langsung bagi Reputasi Unhas
Kehadiran rektor dengan rekam jejak riset sekuat Prof JJ menjadikan Unhas unggul dalam pemeringkatan global, meningkatkan kepercayaan dunia terhadap kualitas riset Indonesia Timur.
Di saat banyak perguruan tinggi masih berjuang meningkatkan budaya akademik, Unhas justru tampil menonjol dengan pemimpin yang menjadi role model produktivitas ilmiah tingkat internasional.
Banyak akademisi menilai bahwa kepemimpinan Prof JJ merupakan salah satu faktor penguat atmosfer riset di Unhas. Keteladanan dan integritas ilmiahnya memberikan dorongan langsung bagi dosen dan mahasiswa untuk aktif berkarya, berkolaborasi, dan berinovasi.
“H-index tinggi seperti ini adalah cerminan konsistensi dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas dunia,” ungkap Prof Fahrurrozi dari UNJ, yang menilai pencapaian ini sebagai momentum penting bagi penguatan riset nasional.
Unhas Semakin Berkibar di Panggung Internasional
Dengan mencapai salah satu H-index tertinggi di Indonesia, Prof JJ semakin memantapkan posisi Unhas sebagai:
• kampus dengan reputasi riset maju,
• institusi yang melahirkan karya-karya ilmiah global,
• serta pusat akademik yang siap bersaing di tingkat internasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat tradisi riset, memperluas kolaborasi internasional, dan meningkatkan visibilitas Unhas di mata dunia. (*)


























