MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menghadiri pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Pesantren IMMIM (AIPIM) periode 2025–2030 yang digelar di Gedung Balai Prajurit M. Jusuf, Jumat malam (16 Januari 2026).
Dalam sambutannya, Munafri menekankan pentingnya peran organisasi alumni pesantren dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada aspek pembentukan karakter dan nilai moral masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus baru AIPIM yang resmi mengemban amanah organisasi lima tahun ke depan.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus AIPIM yang telah dikukuhkan. Amanah ini tentu tidak ringan, namun saya yakin dapat dijalankan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian,” ujar Munafri.
Munafri—yang akrab disapa Appi—menilai Pesantren IMMIM memiliki rekam jejak panjang dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, kiprah para alumni IMMIM yang kini tersebar di berbagai sektor menjadi modal sosial yang bernilai strategis.
“Alumni IMMIM hadir di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, dakwah, pemerintahan, profesi, hingga dunia usaha. Ini adalah potensi besar yang bisa digerakkan untuk kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada infrastruktur fisik. Pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat dinilai sama pentingnya sebagai fondasi kemajuan kota.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Makassar, kata Munafri, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni pesantren, sebagai mitra strategis pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya berharap AIPIM periode 2025–2030 dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah demi pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan dan berkeadaban,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham. Ia mengapresiasi peran AIPIM yang dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Ikatan Alumni Pesantren IMMIM diharapkan mampu menjadi motor penggerak kontribusi alumni pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing, khususnya di Kota Makassar,” kata Aliyah.
Pengukuhan pengurus AIPIM periode 2025–2030 tersebut menjadi momentum konsolidasi alumni Pesantren IMMIM untuk memperkuat peran keumatan dan kebangsaan, sekaligus memperluas kontribusi sosial di tingkat lokal maupun nasional. (*)


























