Pendidikan

Jelang Kelulusan, Siswa SDIT Insantama Makassar Ikuti Pesantren Wisuda

Tim Redaksi
×

Jelang Kelulusan, Siswa SDIT Insantama Makassar Ikuti Pesantren Wisuda

Sebarkan artikel ini
Pesantren Wisuda SDIT Insantama

MAKASSAR — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insantama Makassar kembali menggelar Pesantren Wisuda bagi siswa kelas akhir sebagai bagian dari proses pembinaan menjelang kelulusan.

Kegiatan yang berlangsung pada 15–16 Juni 2026 tersebut menjadi wadah penguatan karakter, spiritualitas, serta motivasi bagi siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Program yang menjadi agenda rutin SDIT Insantama Makassar ini dirancang sebagai pembekalan akhir bagi peserta didik, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan kepribadian dan nilai-nilai keislaman.

Kepala SDIT Insantama Makassar, Asriyani, mengatakan Pesantren Wisuda merupakan salah satu program khas yang menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi “sentuhan akhir” yang dirancang untuk memperkuat identitas keislaman siswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan kehidupan pada masa mendatang.

“Harapannya, ananda tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islam yang kuat, akhlak mulia, serta semangat untuk terus belajar dan memberikan manfaat bagi umat,” ujar Asriyani.

Selama dua hari pelaksanaan, para siswa mengikuti berbagai kegiatan pembinaan yang dikemas secara edukatif dan inspiratif.

Materi yang diberikan mencakup penguatan syakhsiyyah Islamiyyah melalui tema “Ana Muslim yang Taat: Menutup Aurat dan Menjaga Interaksi”, serta sesi motivasi bertajuk “Ana Sang Juara Sejati Selamanya”.

Peserta juga mendapatkan materi inspiratif “Menjadi Pemuda yang Mengubah Dunia” yang disampaikan oleh Bahrul Ulum Ilham, S.Pd., M.M., Ph.D., untuk membangun optimisme dan semangat meraih cita-cita.

Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas pengembangan diri seperti tilawah dan simaan Al-Qur’an, qiyamul lail, kultum siswa, permainan edukatif, hingga olahraga bersama.

Sebagai bagian dari pembentukan visi masa depan, para siswa diajak menyusun bingkai impian besar serta mempresentasikan cita-cita mereka di hadapan guru dan teman-teman. Kegiatan ini menjadi sarana melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan menyampaikan gagasan.

Asriyani menjelaskan, Pesantren Wisuda bukan sekadar agenda penutup masa belajar siswa di tingkat sekolah dasar, tetapi juga bagian dari upaya sekolah membentuk generasi Muslim yang siap menghadapi masa depan dengan bekal nilai-nilai Islam yang kuat.

Melalui program tersebut, SDIT Insantama Makassar menargetkan lahirnya lulusan yang memiliki tiga kompetensi utama, yakni berkepribadian Islam (syakhsiyyah Islamiyyah), memiliki kemampuan berpikir yang baik, serta menguasai tsaqafah Islam sebagai bekal dalam menjalani kehidupan.

Dengan pendekatan pembinaan yang menyeluruh, sekolah berharap para lulusan tidak hanya mampu berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta umat. (*)