MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Pada Jumat (17/5), ia turun langsung meninjau Posyandu Era Baru Nusa Indah 4, di Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, sebagai bagian dari persiapan menghadapi verifikasi lomba Posyandu tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Kunjungan ini tidak sekadar seremonial. Setibanya di lokasi, Melinda disambut hangat oleh Lurah Panampu, Imam Hanafi, dan Ketua TP PKK Kelurahan Panampu, Siti Narmita Yamin, beserta jajaran kader dan tokoh masyarakat. Ia langsung mengamati pelaksanaan lima langkah utama pelayanan posyandu yang tengah berlangsung.
Tak hanya itu, Melinda juga meninjau langsung pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mencakup sektor sosial, pendidikan, kesehatan, ketenteraman dan ketertiban umum, perumahan rakyat, serta pekerjaan umum.
“Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, bukan hanya bagi ibu dan anak, tetapi juga untuk semua siklus hidup. Menjaga kualitas layanan di posyandu sangatlah penting,” ujar Melinda Aksa di sela-sela kunjungan.
Ia memuji sejumlah inovasi yang dikembangkan oleh kader posyandu Panampu, seperti Rumah Gizi, Dapur Sehat, Taman Urban Farming PKK, dan sekretariat yang mendukung aktivitas pemberdayaan warga.
Menurut Melinda, Posyandu Era Baru tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga ruang edukatif yang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya hidup sehat dan berdaya.
“Fasilitas dan pelayanan yang baik perlu dijaga dan ditingkatkan agar mampu menjangkau lebih banyak warga. Ini semua adalah hasil dari kerja kolaboratif antara kader, pemerintah kelurahan, dan masyarakat,” tambahnya.
Ia pun menekankan pentingnya inovasi dan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan pelayanan.
“Saya berpesan kepada seluruh kader untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Pastikan setiap proses berlangsung ramah, cepat, dan tepat sasaran,” tegas Melinda.
Di akhir kunjungan, Melinda memberikan apresiasi kepada semua pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, TP PKK kelurahan, kader posyandu, hingga masyarakat yang telah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan berdaya.
“Peran ibu-ibu kader sangatlah vital. Mereka adalah ujung tombak pembangunan keluarga dari lingkungan terkecil. Mari kita bersinergi mewujudkan visi Kota Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)


























