MAKASSAR – Perumda Pasar Makassar Raya menjajaki peluang kerja sama strategis dengan perusahaan layanan on-demand, Maxim, untuk meningkatkan penataan visual, promosi bersama, dan percepatan digitalisasi pasar.
Kunjungan awal Maxim berlangsung di Pasar Maricayya, Selasa (7/10/2025), sebagai pilot project yang diharapkan menjadi model bagi pasar-pasar lain di Makassar.
Pimpinan Cabang Maxim Makassar, M.A. Pratama Pananrangi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi yang saling menguntungkan.
“Fokus kami adalah meningkatkan citra pasar tradisional, menata area agar lebih menarik, dan menghadirkan relevansi dengan kebutuhan masyarakat modern,” ujarnya.
Dalam tahap awal, Maxim akan berkontribusi pada branding, penataan visual, dan kegiatan promosi di titik-titik strategis pasar.
Sementara itu, Perumda Pasar Makassar Raya menyediakan dukungan lapangan, termasuk ruang untuk implementasi program dan koordinasi dengan pedagang.
“Kami juga melihat peluang memperluas kerja sama di bidang operasional, jika hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tambah Pratama.
Sementara itu, Plt. Kabag Usaha & Pembinaan Pedagang Perumda Pasar, Haeril Ahmad, ST, menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pedagang dan pengunjung.
Beberapa rencana yang disoroti termasuk mempermudah akses transportasi, mendukung digitalisasi pasar melalui aplikasi Maxim, serta menghadirkan fasilitas tambahan seperti area promosi dan titik jemput khusus.
Haeril menambahkan, Perumda Pasar Makassar Raya menyambut positif inisiatif Maxim karena sejalan dengan visi perusahaan untuk menghadirkan pasar tradisional yang modern, tertata, dan berdaya saing tinggi.
“Kami berharap langkah ini tidak hanya meningkatkan brand awareness Maxim, tetapi juga memperkuat citra positif pasar tradisional dan kontribusi ekonomi lokal,” jelasnya.
Dengan langkah awal ini, Pasar Maricayya menjadi laboratorium kolaborasi, di mana inovasi branding, promosi, dan digitalisasi pasar diuji sebelum diperluas ke pasar lain di Makassar.
Para pihak berharap kerja sama ini akan menjadi model bagi pengembangan pasar tradisional modern yang bersih, tertata, dan menarik bagi masyarakat. (*)
















