Makassar

Melinda Aksa Buka Peringatan World Cancer Day di Makassar, Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Kanker

Tim Redaksi
×

Melinda Aksa Buka Peringatan World Cancer Day di Makassar, Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Kanker

Sebarkan artikel ini
World Cancer Day 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka kegiatan peringatan World Cancer Day (Hari Kanker Sedunia) yang diselenggarakan oleh Makassar Cancer Care Community (MC3)

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka kegiatan peringatan World Cancer Day (Hari Kanker Sedunia) yang diselenggarakan oleh Makassar Cancer Care Community (MC3) dengan dukungan Union for International Cancer Control (UICC), di Museum La Galigo, Fort Rotterdam, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa residen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), hingga komunitas para penyintas kanker.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Melinda Aksa menegaskan bahwa peringatan World Cancer Day menjadi momentum reflektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kanker masih menjadi tantangan besar di bidang kesehatan, dengan dampak luas pada aspek fisik, psikologis, sosial, hingga ekonomi keluarga.

“Peringatan ini mengingatkan kita bahwa kanker tidak hanya menyerang individu, tetapi juga memengaruhi ketahanan keluarga. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga,” ujar Melinda.

Ia menekankan peran strategis keluarga, khususnya kaum ibu, dalam upaya pencegahan kanker sejak dini. Menurutnya, ibu memiliki posisi sentral sebagai pendidik pertama dalam rumah tangga, terutama dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat, mendorong deteksi dini, serta menyebarkan edukasi kesehatan di lingkungan sekitar.

“Melalui kebiasaan sederhana di rumah, ibu dapat menjadi agen perubahan yang menekan risiko kanker. Edukasi, kepedulian, dan keberanian untuk memeriksakan diri sejak dini adalah kunci,” jelasnya.

Lebih lanjut, Melinda Aksa menegaskan komitmen TP PKK Kota Makassar untuk terus mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian kanker, termasuk melalui edukasi berkelanjutan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak lagi merasa takut atau ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta saling menguatkan dan memberikan dukungan moral kepada para penyintas kanker.

“Pencegahan dan penanganan kanker membutuhkan kolaborasi dan empati. Tidak ada yang berjalan sendiri,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Melinda turut menyampaikan apresiasi kepada Makassar Cancer Care Community (MC3), tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan World Cancer Day di Makassar.

Sementara itu, pendiri MC3, Prof. Dr. Nurlina Subair, M.Si, membagikan kisah dan pesan inspiratif tentang perjalanan komunitas yang didirikannya pada 17 Agustus 2013.

Ia menjelaskan bahwa MC3 hadir sebagai ruang dukungan mental, motivasi, dan pendampingan bagi para penyintas kanker, dengan tujuan saling menguatkan dalam proses pemulihan.

Menurutnya, kualitas hidup jauh lebih penting dibandingkan sekadar panjang usia.

“Hidup bukan tentang seberapa lama kita hidup, tetapi seberapa dalam maknanya. Dukungan keluarga dan sahabat adalah sumber kekuatan terbesar bagi seorang penyintas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap upaya melawan kanker dapat terus diperkuat melalui peran aktif semua elemen masyarakat, mulai dari kesadaran individu, dukungan keluarga, hingga kekuatan komunitas. (*)