Berita

KKLT Gagas ‘Pelatihan Pra-Kerja’ untuk Mahasiswa Asal Luwu Timur, Disnakertrans Sulsel Siap Dukung

Tim Redaksi
×

KKLT Gagas ‘Pelatihan Pra-Kerja’ untuk Mahasiswa Asal Luwu Timur, Disnakertrans Sulsel Siap Dukung

Sebarkan artikel ini
Audiensi KKLT dengan Kepala Disnakertrans Sulsel, Jumat (18/7).
Audiensi KKLT dengan Kepala Disnakertrans Sulsel, Jumat (18/7).

MAKASSAR – Organisasi diaspora asal Kabupaten Luwu Timur, Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT), menggagas program pelatihan prakerja bagi mahasiswa dan angkatan kerja lainnya khususnya yang berasal dari Luwu Timur. Program ini diinisiasi untuk membantu para lulusan perguruan tinggi agar lebih siap menghadapi persaingan dalam mencari pekerjaan.

Langkah tersebut mengemuka dalam audiensi pengurus KKLT dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Selatan, yang berlangsung pada Jumat (18/7) di Kantor Disnakertrans Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Kepala Disnakertrans Sulsel, Jayadi Nas, yang menerima langsung rombongan pengurus KKLT, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

“Masalah utama kita saat ini adalah ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Banyak anak-anak kita yang tidak memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan,” ujar Jayadi.

Audiensi KKLT dengan Kepala Disnakertrans Sulsel, Jumat (18/7).

Jayadi, yang juga pernah bertuga sebagai Pj Bupati Luwu Timur selama dua kali, menilai pelatihan seperti ini sangat penting untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan, khususnya di daerah yang sedang berkembang pesat seperti Lutim.

“Kami sangat menyambut baik rencana KKLT ini. Semoga program ini bisa terus berlanjut dan membantu generasi muda kita mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan harapan mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum KKLT, Dr dr Abdul Rahman Rauf, menjelaskan bahwa audiensi ini digelar dalam rangka memperkuat program pemberdayaan generasi muda Luwu Timur, sekaligus meminta masukan dari pemerintah daerah mengenai tantangan ketenagakerjaan yang ada.

“Kami melihat perlunya mempersiapkan anak-anak kita, khususnya mahasiswa asal Lutim, agar tidak gagap saat memasuki dunia kerja. Pelatihan ini akan fokus pada kemampuan teknis, soft skill, hingga wawasan tentang kewirausahaan,” ujar dokter spesialis kandungan yang akrab disapa Dokter Mammang itu.

Audiensi KKLT dengan Kepala Disnakertrans Sulsel, Jumat (18/7).

Selain pelatihan untuk persiapan kerja, KKLT juga akan mengarahkan program ini untuk mendorong semangat wirausaha di kalangan generasi muda, agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tapi juga pencipta lapangan kerja.

“Kita harus membiasakan mereka melihat peluang dan berpikir sebagai entrepreneur. Ini penting, karena jumlah lapangan kerja formal tidak selalu sebanding dengan jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun,” tambahnya.

Audiensi ini dihadiri sejumlah pengurus inti KKLT, antara lain Ketua Dewan Penasehat Baharuddin Solongi, Wakil Ketua Bidang Program dan Kebijakan Strategis Asri Tadda, serta Wakil Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Suryadi Arsyad, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia program pelatihan ini.

Hadir pula Sekretaris Umum Muh. Nur Muin, Bendahara Umum Hasnaeny Asri Kaniyu, serta para pengurus departemen seperti Hj Helmy Yulianti Kasim, Ridwan Putra, Fatimah Basir, dan Irma Arisanti. (*)