MAKASSAR – Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan pengabdian dengan tujuan menumbuhkan jiwa entrepreneur dalam diri masyarakat melalui pelatihan pembuatan Sofa Botol Plastik (SOBOTIK).
Ketu Tim Pelaksana Pengabdian Unkhair Mila Fatmawati, beserta anggota Tim Fatmawati Kaddas dan Betty Kadir Lahati, mengatakan, botol plastik air mineral yang sudah kosong biasanya berakhir di tempat sampah.
“Padahal sampah plastik sangat berdampak buruk bagi lingkungan. Kebanyakan plastik sangat sulit terurai dan proses terurainya bisa berlangsung antara 450 sampai 1.000 tahun,” kata Mila.
Ia mengatakan, sekitar 50 miliar botol plastik digunakan setiap tahun di seluruh dunia. Lokasi pembuangan sampah pun tidak akan cukup menampung. Generasi milenial semuanya sangat berperan penting dalam perkembangan bangsa sekarang.
“Wawasan mendalam para milenial dapat menciptakan perubahan dan menjadi pionir, tidak hanya mengikuti tren saat ini tetapi juga menciptakan yang baru di masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, memulai wirausaha muda memang tidak mudah, karena menjadi wirausaha tidak hanya ketersediaan modal, teknologi, pasar dan kreativitas. tetapi harus ditanamkan pola pikir, sikap dan cara kerja wirausaha yang Tangguh untuk menjadi pengusaha sukses.
Mila Fatmawati bersama Tim Pengabdiannya melakukan pelatihan, mereka memotivasi masyarakat dan para pemuda-pemudi desa sebagai peserta pelatihan dalam pembuatan Sofa Botol Plastik (SOBOTIK).
Hal tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat dan para pemuda-pemudi hadir di setiap sesi kegiatan berlangsung dengan bersemangat membawa sampah masing-masing. Kegiatan ini berlangsung di Desa Akebay Pulau Maitara Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (7/9/2024).
Diketahui, Terakhir Ketua pelaksana Mila Fatmawati sangat berterima kasih kepada DRTPM yang telah mendanai program pengabdian ini dalam ruang lingkup skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2024. (*)























