JAKARTA – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui partisipasi aktif dalam Launching Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks yang digagas Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Jumat, (28/11).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti KORPRI Sulsel dari Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, bersamaan dengan peluncuran utama yang digelar luring di Hotel Grand Sahid, Jakarta.
Kehadiran jajaran KORPRI Sulsel menunjukkan dukungan penuh terhadap program nasional yang menargetkan vaksinasi kanker serviks bagi ASN perempuan dan keluarga ASN di seluruh Indonesia.
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks diluncurkan sebagai langkah strategis KORPRI dalam melindungi kesehatan perempuan, sekaligus bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden di bidang kesehatan serta rangkaian HUT ke-54 KORPRI.
Pentingnya program ini tidak lepas dari tingginya angka kasus kanker serviks yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan Indonesia. Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dinilai sebagai salah satu cara paling efektif mencegah penyakit mematikan ini.
Ketua Umum Dewan KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menekankan bahwa kesehatan merupakan bagian fundamental dari peningkatan kesejahteraan ASN. Ia menyebut vaksinasi HPV sebagai investasi jangka panjang yang vital untuk melindungi ASN perempuan dan keluarganya.
“ASN harus sehat. Itulah sebabnya program sejuta vaksin ini kita dorong bersama, didukung oleh BPOM, Kemenkes, KemenPAN-RB, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta seluruh jajaran KORPRI. Mari kita terus gelorakan semangat menyehatkan ASN,” ujar Prof. Zudan.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengapresiasi langkah KORPRI yang dinilai memperkuat gerakan nasional menuju eliminasi kanker serviks pada tahun 2030.
Ia menegaskan bahwa upaya mencapai nol kasus kanker serviks membutuhkan sinergi lintas lembaga, termasuk organisasi seperti KORPRI.
“Kami sangat mengapresiasi KORPRI yang ikut mendorong vaksinasi bagi satu juta ASN perempuan beserta keluarganya. Dengan kolaborasi seperti ini, tujuan eliminasi kanker serviks bukan lagi sekadar target, tetapi gerakan bersama,” kata Wamenkes Dante.
Program vaksinasi HPV ini menyasar ASN perempuan usia 18–45 tahun, istri ASN yang memenuhi syarat medis, serta anak perempuan ASN usia 9–15 tahun sebagai penerima vaksin primer.
Melalui gerakan besar ini, KORPRI berharap dapat memperkuat perlindungan kesehatan perempuan Indonesia sekaligus mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat dan berdaya. (*)














