Berita

Perindo Sulsel Dukung Seruan Prabowo Perkuat Persatuan di Tengah Gejolak Geopolitik

Tim Redaksi
×

Perindo Sulsel Dukung Seruan Prabowo Perkuat Persatuan di Tengah Gejolak Geopolitik

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, menegaskan dukungannya terhadap seruan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat Indonesia memperkuat persatuan di tengah dinamika geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Menurut Abdul Hayat, situasi global yang tidak menentu seharusnya menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk mempererat solidaritas dan kepedulian sosial.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

“Secara umum saya sangat mengapresiasi bahwa Presiden mengatakan ketika gejolak geopolitik terjadi, maka tidak ada pilihan bagi Indonesia selain memperkuat rasa persatuan,” ujar Abdul Hayat saat kegiatan buka puasa bersama di kantor DPW Perindo Sulsel, Sabtu (7/3).

Ia menilai, konflik dan kesulitan yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Timur Tengah, seharusnya mendorong masyarakat Indonesia untuk semakin peduli terhadap sesama.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa di Timur sana teman-teman kita masih sangat susah. Kita juga mungkin mengalami kesulitan, tetapi di situlah nilai kualitas berbagi diuji, ketika kita juga susah namun masih bisa berbagi,” jelasnya.

Abdul Hayat menambahkan, dukungan terhadap gagasan memperkuat persatuan tidak boleh berhenti pada tataran wacana. Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

“Secara prinsip saya mendukung Pak Prabowo. Tinggal bagaimana konkret pelaksanaannya. Jangan sampai hanya sebatas mengatakan memperkuat persatuan, tetapi tidak diwujudkan dalam tindakan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader Partai Perindo serta masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, kegiatan seperti buka puasa bersama yang digelar oleh pengurus Partai Perindo Sulsel menjadi salah satu cara untuk memperkuat solidaritas antaranggota dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita ingin meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial, kesetiaan kepada sesama, serta empati untuk saling peduli. Apa yang kita miliki bisa kita bagi dan saling mengingatkan,” katanya.

Abdul Hayat juga mengingatkan agar masyarakat tidak terkotak-kotak dalam membangun solidaritas sosial.

“Nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, serta optimalisasi produk dalam negeri harus terus kita perkuat sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan,” pungkasnya.

Diketahui, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat menjaga persatuan. Ajakan itu disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

“Pesan khusus dari Presiden supaya kita semua bangsa Indonesia menjaga persatuan, menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan. Karena situasi global seperti sekarang ini memudahkan masyarakat berpikir, menurut cara pandang masing-masing,” kata Muzani usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026. (*)