MAKASSAR – Semangat juang dan konsistensi latihan yang tinggi membawa Andi Fajrul Pratama, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin, meraih prestasi membanggakan.
Mahasiswa angkatan 2023 ini berhasil meraih juara pertama dalam cabang olahraga karate di ajang Kejuaraan Nasional Piala Menteri Pertahanan Republik Indonesia 2025 yang digelar di GOR Unhas, Makassar, pada 23–25 Mei 2025.
Fajrul tampil gemilang di tengah persaingan ketat dari atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan semangat yang berakar pada keinginan membanggakan kedua orang tuanya, ia menyiapkan diri melalui latihan intensif setiap hari, dipadu dengan kekuatan doa dan disiplin tinggi.
“Tantangan terberat saya adalah melawan rasa malas saat latihan. Tapi saya selalu ingat tujuan saya, dan itu jadi motivasi terbesar untuk terus bergerak,” ungkap Fajrul saat ditemui usai pertandingan.
Kemenangan ini bukan pencapaian pertama Fajrul di dunia karate. Sebelumnya, ia juga telah menorehkan pengalaman bertanding dalam kejuaraan di Riau.
Namun, kemenangan di Kejurnas kali ini menjadi momen istimewa yang mempertegas konsistensinya dalam dunia olahraga sekaligus memperkuat semangatnya dalam menjalani aktivitas akademik di Program Studi Kesehatan Masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan Kejurnas, Fajrul tidak hanya meraih gelar juara, tetapi juga memetik banyak pelajaran berharga. Ia menjalin relasi dengan sesama atlet dari berbagai daerah, memperluas jaringan, dan membentuk mental juara yang tangguh.
“Dari karate, saya belajar tentang disiplin, ketahanan mental, dan sportivitas. Itu semua sangat membantu dalam perkuliahan dan kehidupan sosial,” ujarnya.
Fajrul juga menyampaikan harapannya agar prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk tetap menyeimbangkan dunia akademik dan kegiatan non-akademik, khususnya olahraga.
Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki potensi yang bisa dikembangkan jika dibarengi dengan kemauan kuat, latihan yang konsisten, serta dukungan lingkungan yang positif.
Lebih dari sekadar prestasi individu, pencapaian Fajrul turut berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Secara khusus, prestasi ini sejalan dengan poin ke-3 tentang Good Health and Well-being dan poin ke-4 tentang Quality Education, yang menekankan pentingnya kesehatan dan pendidikan berkualitas bagi generasi muda.
Dengan semangat dan dedikasi seperti yang ditunjukkan Fajrul, mahasiswa Indonesia diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif, sehat, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (*)


























