Sulawesi SelatanWajo

Halalbihalal Kemawa Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pembangunan Sulsel

Tim Redaksi
×

Halalbihalal Kemawa Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pembangunan Sulsel

Sebarkan artikel ini

Sekda Sulsel Soroti Peran Strategis Kemawa dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat

Sekda Sulsel Hadiri Halalbihalal Kemawa, Perkuat Sinergi Bangun Wajo
Sekda Sulsel Hadiri Halalbihalal Kemawa, Perkuat Sinergi Bangun Wajo

MAKASSAR — Momentum Halalbihalal yang digelar Pengurus Pusat Kesatuan Masyarakat Wajo (Kemawa) bersama Pemerintah Kabupaten Wajo dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk memperkuat kolaborasi pembangunan di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/4/2026) malam.

Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kemawa di lima wilayah, yakni Kabupaten Barru, Gowa, Kota Parepare, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Kabupaten Sinjai.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang hadir mewakili Gubernur, menegaskan pentingnya peran organisasi masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang dibacakannya, disampaikan apresiasi atas konsistensi Kemawa dalam menjaga nilai kebersamaan dan kontribusi sosial masyarakat Wajo di berbagai daerah.

“Masyarakat Wajo dikenal tangguh dan adaptif, dengan semangat merantau yang tinggi. Nilai kerja keras, kejujuran, dan solidaritas menjadi kekuatan sosial yang patut dijaga,” ujar Jufri.

Ia menambahkan, semangat tersebut selaras dengan nilai budaya lokal seperti Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, yang menjadi fondasi dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Sulsel juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah berjalan.

Di sektor pertanian, Program Mandiri Benih disebut telah menyalurkan 5.000 ton benih pada 2025 untuk sekitar 200 ribu hektare lahan, dan pada 2026 dialokasikan 2.300 ton untuk 92.300 hektare.

Sementara di sektor infrastruktur, pemerintah menjalankan Program Multiyears Project (MYP) dengan total anggaran sekitar Rp3,7 triliun. Program ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan jalan dan konektivitas antarwilayah.

“Peran Kemawa sangat strategis, bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga penggerak ekonomi dan sosial masyarakat,” lanjutnya.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menyambut positif kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pembangunan di wilayahnya, khususnya melalui program MYP yang akan menangani lima ruas jalan provinsi di Kabupaten Wajo.

“Ini menjadi bukti nyata perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam peningkatan infrastruktur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Kemawa, Andi Bau Sangkawana, menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, Kemawa hadir sebagai ruang berhimpun masyarakat Wajo untuk saling menguatkan sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam kehidupan sosial.

“Kemawa diharapkan mampu menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam penyelesaian persoalan daerah,” katanya.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Andi Yuliani Paris, Andi Muzakkir Aqil, Muhammad Rahmat Kaimuddin, Irjen Pol Erwin Zadma, serta Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif, bersama sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan Sulawesi Selatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)